Timpora Perketat Pengawasan WNA

batampos.co.id – Tim Pengendalian Orang Asing (Timpora) terus memperkuat pengawasan terhadap jalur masuk Warga Negara Asing (WNA) ke daerah Bintan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penyalahgunaan izin masuk WNA yang sering terjadi di Kabupaten Bintan.

Kepala Imigrasi kelas II Tanjunguban, Suhendra mengaku dalam memperkuat pengawasan terhadap antisipasi masuknya WNA yang tidak memiliki Izin, tentunya perlu ada dukungan dan sinergitas yang baik dengan institusi penegak hukum lainnya.

“Peran serta dan dukungan institusi terkait penegakan hukum keimigrasian benar-benar harus bersinergi, agar pada saat melakukan pengawasan di lapangan tidak terjadi benturan atar sesama instansi penegak hukum,” ungkapnya usai melakukan rapat kordinasi bersama Bupati Bintan, beserta seluruh jajaran OPD terkait di ruang rapat I kantor Bupati Bintan, Kamis (16/3)

Selain itu, kata Suhendra dalam implementasinya, tentunya peran dan tanggung jawab masing-masing instansi yang masuk dalam Timpora ini harus betul-betul dijalankan, sehingga intelijen keimigrasian dapat bekerja dan berjalan sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

“Mudah-mudahan dengan dukungan dari semua instansi, termasuk Pemkab Bintan. Timpora bisa menjalankan tugasnya sesuai dengan keinginan yang diharapkan,” harapannya.

Bupati Bintan, Apri Sujadi mengatakan proses pengawasan keluar masuk orang asing harus dilakukan secara sinergi, antara instansi terkait, agar target pencapaian setelah terbentuknya tim ini sesuai dengan harapan yang di inginkan.

Menurutnya keberadaan warga negara asing yang berada di Bintan, tanpa memiliki Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA) sangat merugikan pemerintah daerah, karena keberadaan mereka seharusnya memberikan dampak yang baik bagi daerah, bukan malah tidak memberikan kontribusi,

“Jelas itu sangat merugikan pemerintah daerah,” ungkapnya.

Ia berharap dengan keberadaan Timpora ini bisa memberikan warna baru dalam pengawasan terhadap jalur lintas masuk dan keluarnya WNA.

Selain itu, juga bisa memberikan pengawasan terhadap Warga negara indonesia yang akan keluar, sehingga harus sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Jangan nantinya kita sibuk mengawasi orang asing masuk, justru WNI kita yang keluar malah kita lupakan,” ungkapnya.

Dalam rapat ini juga turut dihadiri Waklil Bupati Bintan, Dalmasri Syam, pihak Kepolisian, TNI, BIN, BNN, Imigrasi Tanjungpinang, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD). (cr20)

Respon Anda?

komentar