Batam Kota yang masih Muda tapi Angkot Tua Banyak Beroperasi

995
Angkutan umum saat menunggu penumpang di depan SP Plaza Sagulung. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos.co.id – Jalanan Batam, masih leluasa dipakai angkutan kota (angkot) yang usia operasionalnya sudah lewat. Menyikapi ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Batam akan ambil langkah penertiban.

“Masih banyak yang melebihi usia operasional yang masih berjalan. Ini yang akan ditertibkan,” kata Kepala Dishub Batam Yusfa Hendri, Jumat (17/3) sore.

Namun Yusfa belum merinci berapa jumlah pasti angkot yang dimaksud. Dia meminta waktu untu melihat data terlebih dahulu. “Nanti Senin diinfokan,” ucpnya.

Terkait usia operasional angkot, dia menyebutkan trayek utama yakni 18 tahun, sementara untuk trayek cabang lebih sedikit yakni 15 tahun. Menurut dia, phaknya tak lagi menerima uji kir angkot yang sudah melebihi usia operasional.

“Angkot yang masih layak jalan dan berbadan hukum umunya mereka taat kir. Kebijakan kita idak menerima uji kir bagi kenbdaraan yang melebihi usia operasional,” paparnya.

Pantauan Batam Pos di jalanan Batam tidak sulit menemukan angkot yang fisiknya sudah tua. seperti lampu sen buram, hingga ada angkot yang kerap mogok.

“Kursi dan pintu angkot banyak yang rusak,” ucap warga Seibeduk, Rahmat.

Wacana penertiban angkot di Batam, bukan barang baru. Era kepemimpinan kepala Dishub Batam yang lama Zulhendri tidak jarang wacana ini digulirkan. Namun hingga kini wacana tersebut tak kunjung terealisasi.

Bahkan saat itu, catatan Dishub angkot yang tak laik mencapai  814 unit dari 1.729 unit angkot se-Batam. Bahkan saat itu, Dishub sempat melakukan verifikasi badan usaha angkot. Hasilnya dari 21 badan usaha angkot, 11 di antaranya tidak memenuhi syarat. Artinya hanya 10 yang memenuhi syarat. (cr13)

Respon Anda?

komentar