dr Gunawan Budi Santoso

batampos.co.id –  Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji resmi dijabat oleh dr Gunawan Budi Santoso. Gunawan menggantikan dr Irjani Komariah yang selama ini sebagai pelaksana tugas (Plt) direktur RSUD.

Sebagai direktur baru, Gunawan bertekad akan terus meningkatkan pelayanan medis di rumah sakit bertipe B Paripurna itu.”Selama ini sudah baik, namun sebagai direktur baru saya tentu harus berkerja keras untuk menjalankan rumah sakit ini dengan baik sesuai visi dan misi yang ada,” ujar Gunawan, saat menggelar acara serah terima jabatan (Sertijab) di RSUD, Kamis (17/3) sore.

Meskipun belum menjelaskan secara detail terkait upayanya meningkatkan pelayanan di rumah sakit berplat merah itu, Gunawan menuturkan hal pertama yang akan dilakukannya adalah menciptakan suasana yang kondusif. “Baik itu karyawan, petugas medis, pasien dan masyarakat harus sama-sama saling mendukung. Ciptakan suasana kondusif itu yang penting,” ujar Dokter spesialis kandungan itu.

Selama ini memang pelayanan medis di RSUD telah berjalan dengan baik, namun persoalan-persoalan sering dihadapi karena ketidak kondusifan tersebut. “Kalau semua kondusif tentu akan bagus semuanya,” ujarnya.

Mulai dari kemelut karyawan dan tenaga medis terkait ketersendatan gaji atau insentif, hingga persoalan tagihan-tagihan yang tersendat pembayaran semua akan diselesaikan sesuai dengan prosedur yang ada.

“Kami akan coba selesaikan semua secepatnya dan tentunya berkoordinasi dengan instansi-instansi pemerintah terkait,” ujar Gunawan.

Saat ini RSUD yang telah menyandang statu tipe B itu, diakui Gunawan sudah dilengkapi dengan fasilitas dan tenaga medis yang memadai. Mulai dari poli-poli pelayanan sudah tergolong lengkap sebagai rumah sakit rujukan regional. “Begitu juga tenaga medis kami sedikitnya sudah memiliki 57 dokter spesilis dan itu sudah cukup ideal untuk tipe B,” ujar Gunawan.

Dilantikanya Gunawan sebagai direktur baru itu disambut baik masyarakat yang ditemui wartawan di lingkungan rumah sakit tersebut. Warga berharap agar perubahan pelayanan medis dari yang kurang baik menjadi lebih baik lagi kedepannya.

“Harapan semoga lebih baik lagi kedepannya. Obat-obatan jangan habis lagi dan pelayanan pasien BPJS jangan dianak tirikan,” ujar Herman, keluarga pasien yang ditemui di RSUD, kemarin.

Seperti yang diketahui, hampir setahun lebih sejak Februari 2016, RSUD Embung Fatimah Batam kekosongan posisi direktur, sebab Fadilla R.D. Malarangan direktur sebelumnya diberhentikan karena tersandung dugaan kasus korupsi alkes tahun 2011 lalu. Jabatan direktur selama ini diisi oleh plt Irjani. (eja)

Respon Anda?

komentar