Pak Walikota, Puskesmas di Kampung Jabi dan Rempang Cate belum Beroperasi Lo…

686
ilustrasi

batampos.co.id – Penantian panjang warga Kampung Jabi, Nongsa dan Rempangcate, Galang untuk menikmati layanan kesehatan di puskesmas yang berada di lingkungan tempat tinggal mereka tak kunjung berakhir.

Pasalnya hingga pertengahan Maret 2017, puskesmas yang dibangun dengan APBD ini tak juga beroperasi.

Padahal, pembangunannya bahkan sejumlah fasilitas penunjang di dua Puskesmas itu telah rampung. Belum beroperasinya puskesmas ini disebut-sebut karena Dinas Kesehatan Pemko Batam masih mencari dokter yang akan ditugaskan memimpin di dua puskesmas tersebut.

Betty, salah seorang warga Kampung Jabi mengatakan masyarakat setempat akhirnya berobat di klinik, karena puskesmas tak kunjung diresmikan.

“Percuma saja gedung sudah jadi, tapi kami tidak bisa berobat di sana,” kata perempuan 24 tahun ini.

Menurutnya, banyak warga yag sudah tidak sabar ingin dilayani di puskesmas yang dibangun dengan anggaran lebih kurang Rp 6 miliar ini.

“Semuanya sudah bagus, fasilitas rawat inap juga sudah ada namun sayang kami masih berobat ke klinik, paling dekat ke puskesmas di Botania, Batamcenter” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmajadi mengklaim dua puskesmas itu akan segera diresmikan dalam waktu dekat.

“Secepatnya, saat ini kami tengah mengusulkan dua calon kepala puskesmas ke walikota, semoga disetujui dan puskesmas segera membuka pelayanan untuk masyarakat,” kata Didi, Sabtu (18/3).

Saat disinggung mengenai lambatnya pembukaan dua puskesmas ini, Didi mengaku belum mengetahui alasannya.

“Saya kan masih baru beberapa hari menjabat, detail pembangunan dua puskesmas ini belum saya terima. Namun yang jelas sesuai dengan arahan walikota, dua puskesmas ini harus cepat difungsikan,” sebut dia.

Untuk dua nama kepala puskesmas yang akan memimpin nanti, mantan direktur RSUD Tanjunguban ini mengungkapkan dokter yang memimpin nanti harus bisa mengemban jabatan dan amanah.

“Kami cari yang paling memenuhi kriteria, seperti bisa memimpin dan bertanggung jawab terhadap jabatannya. Pegawai dinkes yang sanggup bisa mengajukan diri, tapi tetap harus melalui tes nantinya,” ungkap dia.

Puskesmas, menurutnya harus bisa menjadi pilihan utama bagi warga yang ingin berobat.

“Semakin banyak ke puskesmas, tentu income pemko Batam juga banyak. Untuk itu penting pelayanan, terutama di tingkat puskesmas ini. Jangan sampai mereka yang datang tidak terlayani dengan baik,” ujarnya.

Ditambahkan dia, tahun ini terdapat tiga puskemas yang akan diakreditasi diantaranya, Puskesmas Seipanas, Sekupang, dan Lubukbaja. Hal ini untuk meningkatkan mutu dan pelayanan puskesmas ke depannya.

“Kita belum punya satupun puskesmas yang terakreditasi, tahun ini kita rencanakan ada tiga puskesmas,” tutupnya.(cr17)

Respon Anda?

komentar