Pemateri Kang Agus memberikan pemaparan kepada peserta sekolah pra nikah di Masjid Al Munawarrah Perumahan Anggrek Sari Batamcenter, Minggu (19/3). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Guna mengajak kaum muda untuk tidak lagi takut untuk menikah, Majelis Quran Daarut Tazkiyah Batam mengadakan Sekolah Pra Nikah (SPN), Minggu (19/3) kemarin. Ketua Panitia Penyelenggara SPN, Agung Prawoto menyatakan, ketakutan yang selama ini timbul di bayangan anak muda ketika hendak menikah, lantaran mereka tidak memahami esensi sebuah pernikahan.

“Kami mengharapkan dapat memberikan bimbingan dan ilmu pengetahuan mengenai pernikahan. Sehingga kalangan muda yakin dan mendapatkan bekal bermanfaat menuju tingkatan hubungan selanjutnya,” tutur Agung, di sela kegiatan kemarin.

Selayaknya bimbingan pra nikah yang juga ada pada Kantor Urusan Agama (KUA), Sekolah Pra Nikah yang diikuti lebih dari 200 peserta ini memberikan informasi mengenai perjalanan membangun rumah tangga. Mulai dari antisipasi dan penanganan ketika terjadi konflik yang dapat muncul pada perjalanan rumah tangga.

Kemudian sampai menyangkut persiapan pernikahan, mengatur keuangan rumah tangga. Lantyas hingga menjaga hubungan silahturahmi dengan orang tua dan mertua, hingga peraturan pembagian harta juga hak dan kewajiban suami maupun isteri.

“Semua dikupas dalam forum ini agar tak ada lagi kegalauan pada anak-anak muda untuk menyegerakan menikah jika telah mampu,” sambung Agung.

Disampaikan juga oleh sekretaris Majelis Quran Daarut Tazkiyah Batam, Tari dalam forum yang diadakan kali keduanya ini, pembahasan dilangsungkan secara santai dan menyenangkan.

“Kami sadari tema pernikahan ini sangat serius. Namun kami tetap ingin meyakinkan kalangan muda yang sudah siap, untuk segera saja menikah. Jangan sampai takut karena penghasilan kecil dan lain-lain sampai akhirnya menunda pernikahan. Apalagi berpacaran juga memang dilarang dalam Islam,” ucap wanita berkulit putih ini.

Adanya anggapan tak dapat menghidupi pasangan dan anak kelak, dirasa menjadi penyebab terbesar kalangan muda menunda salah satu sunnah rasul ini. “Padahal kalau sidah menikah jangan takut gak ada rezeki, namun justu memperlancar rezeki itu sendiri,” pungkas Tari. (aya)

Respon Anda?

komentar