DPRD Dorong Pemko Batam Sediakan Lahan Terbuka Hijau untuk Warga Bersantai

689
Pesona Indonesia
Warga Tanjunguncang dan Sagulung bermain di Taman Tunas Regency, Sagulung untuk menghabiskan waktu sore bersama keluarganya, Kamis (26/1). F. Taman ini selalu ramai dikunjungi oleh warga Batuaji dan Sagulung. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Di tengah minimnya ruang terbuka hijau saat ini, Sekretaris Komisi III DPRD Batam, Bustamin mengusulkan agar dibangun Gelanggang Olahraga (GOR) mini di setiap Kecamatan. Menurutnya, ini solusi terbaik untuk meningkatkan indek kebahagiaan masyarakat ditengah hiruk pikuk Kota metropolis.

“Ini yang kita usulkan di saat minimnya ruang terbuka hijau,” kata Bustamin, kemarin.

Ia menilai, pemerintah tidak harus berfokus terhadap pembangunan infrastruktur jalan saja. Tetapi juga menfasilitasi masyarakat dengan menyediakan taman serta sarana olahraga, dimana nantinya akan digabung dalam bentuk GOR mini.

“Meningkatkan interaksi sosial masyarakat juga harus diperhatikan,” katanya.

Ditambahkan dia, GOR mini juga dapat difungsikan sebagai tempat penyaluran minat dan bakat anak-anak dari arah negatif kearah positif, sehingga dapat mengurangi angka kriminal mereka ditengah pergaulan bebas.

“Kita dari Komisi III akan terus dorong pembangunan GOR mini,” kata Bustamin.

Namun, untuk mewujudkannya Pemerintah perlu melakukan persiapan secara matang, seperti menyediakan lahan disetiap Kecamatan. Selain itu juga dari sisi anggaran sendiri harus dilakukan perencanaan dari awal.

“Memang dalam pembuatannya menelan anggaran sangat besar, tapi kita lakukan bertahap,” usulnya.

Terpisah, Camat Batuaji, Fridkalter menyatakan keinginannya untuk menyediakan lahan terbuka hijau bagi masyarakat. Namun yang menjadi kendala saat ini ketersediaan lahan.

“Target kami tahun ini bersama tim terpadu Kota Batam akan melakukan penertiban ruli ditiga titik dimana diperkirakan luasnya 1.500 meter persegi, diharapkan itu bisa dijadikan taman dan sarana olahraga,” ujarnya.

Dengan jumlah penduduk Batuaji sebanyak 130.000 jiwa dengan 500 Rt/Rw sudah selayaknya mendapatkan fasilitas taman dan ruang terbuka hijau. Hal ini juga mengingat usulan masyarakat akan dua hal tersebut. (rng)

Respon Anda?

komentar