Rp 2,45 Miliar untuk Normalisasi Sungai Tanda dan Budus,

794
Pesona Indonesia
Sungai Tande, salah satu sumber air di Lingga. foto:Hasbi/batampos

batampos.co.id – Kabid Pengairan dinas Pekerjaan Umum PU, Sumarno mengatakan pihaknya siapkan anggaran senilai Rp 2,45 Miliar untuk kegiatan normalisasi aliran Sungai Tanda dan Sunga Budus, desa Merawang. Kondisi sungai yang mengecil dan telah lama diusulkan masyarakat tersebut akan direalisasikan tahun ini.

Dikatakan Sumarno, untuk aliran Sungai Tanda pihaknya akan melakukan normalisasi di hilir sungai. Tepatnya di kampung Seranggung hingga muara di sebelah selatan pulau Lingga. Begitu juga sungai Budus agar bisa dilewati sampan-sampan nelayan dan pengendalian banjir saat curah hujan tinggi.

“Sungai Tanda di hilir kampung Seranggung anggarannya sekitar Rp 1,25 Miliar. Sedangkan sungai Budus Rp 1,2 Miliar,” ungkap Sumarno, Minggu (19/3) siang.

Kedua aliran sungai ini sebelumnya sempat dikeluhkan warga akibat penyempitan aliran sungai. Sampan nelayan tidak bisa masuk saat air surut. Warga nelayan terpaksa harus menunggu hingga air pasang.

“Tahun ini akan kami normalisasi. Masih disiapkan upaya pengelolaan lingkungan hidup dan upaya pemantauan lingkungan hidup (UKL-UPL),” jelasnya.

Untuk kegiatan normalisasi jelasnya wajib memiliki dokumen UKL UPL sebelum dilaksanakan lelang kegiatan. “Selesai UKL-UPL baru akan dilelang,” jelasnya.

Sementara untuk tahun 2018, keterbatasan APBD daerah lanjut Sumarno dari sejumlah usulan yang masuk saat musyawarah rencana pembangunan (musrenbang), pihaknya akan melalukan pemilahan. Maksudnya kegiatan apa saja yang mendesak dan harus diprioritaskan. “Tahun depan tetap ada kegiatan normalisasi yang mendukung irigasi. Tapi kami harus memilah dulu mana yang jadi prioritas karena keterbatasan anggaran daerah. Kegiatan-kegiatan pengairan ini juga akan kami sampaikan ke tingkat provinsi dan pusat agar mendapat bantuan dari sana,” pungkasnya. (mhb)

Respon Anda?

komentar