Kantor UPTD Disdik Perlu Direnovasi

Ferry menunjukkan plafon kantor UPTD yang rusak parah. Foto: Wijaya/batampos.

batampos.co.id – Bangunan Kantor Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Pendidikan Kabupaten Lingga di Dabo Singkep sangat mengkhawatirkan. Kantor UPTD tersebut menggunakan bangunan berumur puluhan tahun sejak zaman PT Timah beroperasi di Pulau Singkep namun tidak sekalipun mendapat perawatan ataupun pemugaran.

“Plafon pada rusak, dinding papan keropos dan atap bocor. Kalau hujan kami sibuk memindahkan meja,” ujar salah satu Staf UPTD Disdik, Ferry Eka Putra ketika ditemui di kantor UPTD, Dabo Singkep, Senin (20/3) pagi.

Ferry menceritakan, 31 tahun lalu dia bertugas di Kantor UPTD tersebut, belum pernah melihat ada perawatan atau pemugaran bahkan sekalipun terhadap bangunan bekas sekolah SKKP milik PT Timah itu. Bahkan saat ini sejumlah dinding kayu di kantor UPTD itu telah rapuh dimakan usia.

Menurut Ferry, kantor yang berada tepat di jantung kota Dabo Singkep ini semestinya dapat menyumbang keindahan kota. Namun jika kondisi seperti sekarang ini, Ferry sangat meyayangkan karena menjadikan kota terlihat lusuh dan kusam.

Selain itu, masih Ferry, jika kondisi kantor mengkhawatirkan orang yang berada di dalamnya tentu akan berdampak pada kinerja pegawai untuk melayani pendidikan di Dabo Singkep. Kantor tersebut aktif untuk melayani urusan pendidikan sebagai mana fungsinya sebagai perpanjangan tangan Dinas Pendidikan.

Untuk itu, Ferry mengharapkan adanya bantuan dari Pemkab Lingga agar bangunan tersebut bisa lebih baik lagi. Bahkan Ferry tidak mengharapkan lebih, dia hanya ingin melihat kantor tersebut lebih baik dan menyumbang keindahan kota.

“Kalau saya udah tua gini. Yah setidaknya pegawai yang selanjutnyalah yang menikmati jika kantor dipugar lebih baik,” ujar Ferry.

Bagi pria berbadan tambun itu, kantor UPTD Disdik tersebut juga sebagai tolak ukur bagi peningkatan dunia pendidikan khusunya di Dabo Singkep. Jika kantor nyaman dan tidak mengkhawatirkan, tentunya seuruh pegawai dapat mencurahkan pikiran dan tenaga mereka untuk meningkatkan pelayanan bagi pendidikan dapat lebih baik lagi. (wsa)

Respon Anda?

komentar