Nurdin: Kadis Jangan Asal Bicara

398
Pesona Indonesia
Gubernur Kepri Nurdin Basirun. Foto: dok. batampos

batampos.co.id – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengingatkan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kepri untuk tidak asal bicara dalam menyampaikan pemberitaan di media. Apalagi hal-hal yang berkaitan dengan perkembangan investasi di Provinsi Kepri.

“Persoalan investasi tentu berkaitan erat dengan lapangan pekerjaan,” ujar Gubernur Nurdin menjawab pertanyaan media di Kantor DPRD Kepri, Tanjungpinang, Senin (20/3).

Menurut Nurdin, perkembangan investasi di Kepri memang sangat diharapkan terus meningkat di tahun 2017 ini. Meskipun demikian, bukan berarti Kepala OPD terkait bisa menyampaikan perkembangan investasi, tanpa ada kepastian yang jelas. Ditegaskan Nurdin, meskipun Pemerintah Provinsi Kepri sudah mengeluarkan Izin Prinsip (IP) untuk kepentingan investasi. Akan tetapi izin tersebut bisa saja berubah.

“Saya juga sangat menyayangkan adanya pemberitaan terkait rencana investasi skala besar di Batam. Padahal itu masih belum ada kepastian,” tegas Nurdin.

Mantan Bupati Karimun tersebut juga mengatakan, dirinya juga tidak sembarangan dalam menerima calon-calon investor. Karena belakangan ini, banyak broker yang ingin mendapatkan keuntungan hanya dengan mendapatkan IP dari Pemerintah Daerah. Dijelaskannya, melalui IP tersebut broker bisa bergerilya untuk mendapatkan investor.

“Saya sudah pelajari trik-trik ini. Maka kota tidak mudah percaya dengan orang-orang yang mengaku ingin berinvestasi di Kepri,” papar Nurdin.

Ditambahkannya, ia akan terus berupaya daerah-daerah di Kepri mendapatkan label Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Karena KEK lebih banyak kemudahan-kemudahannya dibandingkan dengan Free Trade Zone (FTZ). Untuk tahap awal ini adalah Kawasan Galang Batam, Bintan yang merupakan area PT Bintan Aluminia Indonesia (BAI).

“Satu lagi adalah Pulau Asam, Karimun. Sekarang ini sedang kita lengkapi berkas-berkasnya. Mudah-murahan terwujud tahun ini,” tutup Nurdin Basirun.(jpg)

Respon Anda?

komentar