batampos.co.id- Hampir dua bulan lamanya, Rofida, warga Taman Carina, Tanjunguncang tidak bisa berurusan dengan pihak bank dan developer, sebab Kartu Keluarga (KK) yang menjadi salah satu dokumen persyaratan kredit rumah tak kunjung ia terima.

Rofida sendiri mengumpulkan data sejak akhir Januari kemarin. Namun hingga kini, Senin (20/3/2017), KK miliknya tak kunjung jadi. Selama ini, ia hanya dibekali draf pengganti KK, bukti ia sedang dalam pengurusan dokumen KK, namun draf tersebut tidak bisa dipergunakan untuk mengurus apapun.

“Sudah dua bulan saya menunggu KK saya jadi, tapi sampai sekarang kecamatan blanko KK masih kosong,” ujar Rofida kemarin.

Sekertaris Camat Batuaji, Sutikno mengatakan kekosongan blanko Kartu Keluarga (KK) sudah terjadi sejak Januari hingga saat iani. Saat ini terdapat 400 dokumen KK yang menumpuk di Kecamatan Batuaji.

“Sudah hampir tiga bulan blanko kosong, dan kami belum bisa memastikan kapan blankonya ada,” kata Sutikno.

Dia mengatakan, meskipun kekosongan blanko sudah berlangsung cukup lama, namun warga yang datang mengurus tetap ada setiap hari. Rata-rata 30 sampai 40 orang setiap hari.

“Warga yang butuh KK untuk mengurus segala keperluan, misalkan berurusan dengan bank, mengurus BPJS, mendaftarkan anak masuk sekolah dan lainnya,” tutupnya. (cr19)

Respon Anda?

komentar