Warga Berharap Realisasi Gas Elpiji 3 Kg

648

batampos.co.id – Masyarakat Kecamatan Moro sangat menanti direalisasikannya wacana konversi elpiji isi 3 kg. Apalagi jauh sebelumnya sudah dilakukan pendataan ke rumah masing masing warga di lingkungan kelurahan, maupun pedesaan se Kecamatan Moro oleh petugas RT.

“Jelas kami sangat senang sekali didatangi petugas RT untuk melakukan pendataan penerima bantuan elpiji isi 3 kg tersebut. Tapi setelah ditunggu-tunggu, tak kunjung terwujud, maka timbul tanda tanya pendataan tersebut seakan hanya isapan jempol semata membuat kaum ibu-ibu rasa kecewa,” keluh Lisbet, seorang ibu rumah tangga (IRT) kepada Batam Pos, Senin (20/3) kemarin.

Kendati saat ini masih tanda tanya dan diselimuti rasa kecewa karena sudah lama menantikan pemberian bantuan elpiji 3 kg tersebut, namun warga, khususnya ibu-ibu rumah tangga masih terus berharap elpiji tersebut. Tentu dengan adanya elpiji itu, akan lebih mengirit biaya menggunakan kompor masak.

“Selain biaya lebih irit, juga pakai elpiji jauh lebih nyaman dan praktis,” ungkap Lisbet berharap.

Terpisah Ketua RT Kampung Bedan, Kelurahan Moro Timur, Halim membenarkan enam bulan lalu telah dilakukan pendataan ke rumah warga yang dinilai memenuhi persyaratan untuk mendapatkan bantuan elpiji 3 kg sesuai program pemerintah tersebut.

“Kami hanya menjalankan tugas pendataan masing masing warga untuk penerima bantuan elpiji tersebut. Makanya, kaum ibu-ibu sering mempertanyakan bantuan elpiji itu membuat kami sebagai petugas RT jadi kewalahan memberikan jawaban terkait realisasi bantuan elpiji tersebut,” kata Halim nada miris. (pst)

Respon Anda?

komentar