batampos.co.id – Teror mengahampiri gedung parlemen Inggris.

Setidaknya dua orang tewas, salah satunya seorang perempuan, dan beberapa lainnya mengalami luka serius setelah seorang lelaki melakukan serangan di dekat Gedung Parlemen Inggris.

Serangan tersebut berlangsung cepat. Dimulai dari aksi tabrak lari pelaku yang melintasi Jembatan Westminster. Aksinya sangat sadis. Dia menabrak pejalan kaki dan mereka yang naik sepeda tanpa ampun.

Para korban tergeletak di jalan dan beberapa bahkan sampai terlempar ke Sungai Thames. Akibat aksinya, seorang perempuan tewas dan lainnya luka serius. Pelaku yang digambarkan saksi mata berusia separo baya bertampang Asia kemudian turun dari mobil setelah mobilnya menabrak pintu gerbang Gedung Parlemen.

Begitu mobil berhenti, pelaku turun dari mobil dan menusuk seorang polisi yang berjaga di Gedung Parlemen. Polisi sendiri langsung bertindak cepat dan menembak pelaku.

”Pelakunya sudah tertembak mati,” kata David Lidington, ketua parlemen, dalam jumpa pers seusai kejadian.

Dilansir Daily Mail, kejadian yang berlangsung Rabu (22/3) sekitar pukul 14.40 waktu setempat itu (sekitar pukul 21.40 WIB) membuat lebih dari 12 orang lain menjadi korban setelah ditabrak pelaku. Dokter dari RS St Thomas mengatakan seorang perempuan meninggal dunia dan lainnya terluka.

”Beberapa dari mereka mengalami luka sangat parah,” ujar dokter tersebut.

PM Theresa May yang saat itu sedang berada di dalam Gedung Parlemen langsung diamankan dan diantar keluar dari gedung. Scotland Yard menyebutkan kalau aksi yang terjadi tepat setahun setelah teror teroris di Brussels dinyatakan sebagai aksi terorisme sampai penyelidikan lebih lanjut dilakukan.

Kawasan Gedung Parlemen dan Jembatan Westminster adalah kawasan yang tidak pernah sepi pengunjung. Selain warga Inggris, dua tempat itu adalah tujuan utama para pelancong.

”Kami sedang mengambil foto Big Ben dan kami melihat orang-orang berlari ke arah kami. Dan, kemudian, ada lelaki Asia yang kira-kira berusia 40 tahun membawa pisau yang juga berlari. Tiba-tiba terdengar suara tembakan. Lelaki itu tersungkur di jalan bermandikan darah,” ujar Jayne Wilkinson, seorang saksi mata.

”Pelaku pakai jaket terang, celana gelap, dan kaus. Dia lari menunju gerbang Parlemen dan polisi mengejarnya,” lanjutnya. (DailyMail/BBC/CNN/tia)

Respon Anda?

komentar