Christopher Laursent dari SERIS NUS Singapura menyampaikan kuliah Energi Terbarukan. F. batampos.

batampos.co.id – Universitas Maritim Raja Ali Haji Tanjungpinang kian menyeriusi pembangunan teknologi energi terbaharukan yang bisa dimaksimalkan dan dikembangkan ke seluruh wilayah Provinsi Kepulauan Riau ke depannya. Terakhir, perguruan tinggi negeri ini menggandeng Singapura untuk lebih fokus menggarap sektor energi terbaharukan.

Jurusan Teknik Elektro dari Fakultas Teknik UMRAH bahkan sampai menggelar kuliah tamu yang disampaikan oleh Christopher Laursent dari National University of Singapore (NUS).

Pada sesi kuliah tamu yang digelar pada Senin (20/03) lalu itu, Christopher Laursent banyak menjelaskan tentang Pemanfaatan energi terbarukan dari sinar matahari melalui Solar Photovoltaic (PV) atau Sel Surya di belahan dunia, khususnya di Singapura dan pemanfaatannya untuk bangunan hemat energi dan ramah lingkungan.

“Jadi juga amat mungkin diterapkan di seluruh Kepri. Mau di Tanjungpinang atau di Batam atau di tempat lain. Selama ada sinar matahari, selama itu pula teknologi ini dapat dikembangkan,” ujarnya.

Lelaki yang berkhidmat sebagai peneliti di Solar Energy Research Institute of Singapore (Seris) NUS ini sangat memuji antusiasme mahasiswa dan dosen Teknik Elektro terhadap topik yang ia sampaikan. “Sangat menyenangkan sekali dapat berbagi disini, di UMRAH” ujar Christopher.

Salah satu Konsep Implementasi Solar Cell yang disampaikan oleh Christopher adalah Smart Park. Smart Park ini dimaksudkan sebagai Kawasan Taman Pintar untuk ruang publik. Taman Pintar untuk ruang publik ini dimaksudkan untuk mengurangi konsumsi energi listrik dari fosil yang lazim digunakan sebagai sebagai sumber energi untuk lampu taman.

Dengan Menggunakan Sumber energi murni dari Energi terbarukan seperti Solar Cell maka efisiensi energi dan ramah lingkungan akan terwujud. Cost Elektrifikasi yang selama ini dikeluarkan untuk membiayai listrik lampu dengan sumber energi fosil dapat dialihkan untuk belanja modal pada energi terbarukan.

Dalam Kesempatan yang sama, Sapta Nugraha, Kepala Lab. Teknik Elektro Umrah menyambut baik konsep Smart Park yang diutarakan oleh Cristhopher.

“Konsep Smartpark ini bisa diterapkan di Taman-taman publik yang ada di Tanjungpinang, semisal Taman Laman Boenda dan Taman Batu Sepuluh sehingga taman-taman di Tanjungpinang lebih efisien dan juga ramah lingkungan” ujar Sapta.

Fakultas Teknik UMRAH sendiri khususnya jurusan teknik Elektro memiliki beberapa perangkat simulator energi terbarukan untuk penelitian dan pembelajaran mahasiswa seperti simulator Solar PV, Simulator Wind Tunnel dan Wind Turbine, Simulator Ocean Wave, serta Simulator Hydropower.

UMRAH sendiri sudah memiliki banyak penelitian mengenai Renewable Energy. Salah satunya pemanfaatan Solar PV untuk Kelong-Kelong Nelayan. “Kita berharap bisa berkontribusi lebih banyak lagi kepada masyarakat di Kepulauan Riau, khususnya bisa berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah untuk membangun Kepulauan Riau yang lebih baik” ujar Rozeff Pramana, selaku Kepala Pusat Penelitian Energi Terbarukan UMRAH. (aya)

Respon Anda?

komentar