batampos.co.id – Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah (BPMPD) Kabupaten Bintan, terus melakukan terobosan baru untuk memaksimalkan pelayanan investasi di Bintan. Salah satunya dengan membentuk layanan pengaduan yang bisa diakses langsung oleh calon investor yang ingin menanamkan investasi di Kabupaten Bintan.

Kabid perizinan BPMPD Bintan, Alfeni, mengatakan hadirnya layanan pengaduan ini merupakan langkah perbaikan terhadap sistem pengaduan sebelumnya. Dimana selama ini pengaduan yang sudah berjalan tidak didukung melalui data yang sistematis.

“Tujuan layanan ini ialah gimana supaya sistem pengaduan yang masuk bisa berjalan secara sistematis. Jadi pengaduan yang sifatnya berhubungan dengan pelayanan perizinan itu menjadi suatu data yang akurat dan tak hilang, serta bisa segera diselesaikan dalam waktu yang singkat,” jelasnya, usai menggelar sosialisasi layanan pengaduan, dengan pengusaha, di Agro Bintan, Resort, Kamis (23/3).

Ia menjelaskan untuk menyempurnakan layanan pengaduan tersebut, supaya dapat berjalan secara sistematis, BPMPD juga akan membuat sistem baru, dengan membangun SOP-nya, sehingga semua pengaduan bisa tercatat rapi.

“Kami khawatir, sebelumnya banyak pengaduan-pengaduan yang hilang dan tidak ada penyelesaiannya. Diharapkan dengan layanan baru ini bisa mempercepat proses berbagai investasi di Bintan,” ungkapnya.

Selain itu, kata Alfeni, dengan layanan baru ini semua pengaduan yang masuk ke BPMPD tidak lagi ditangani oleh masing-masing dinas yang terkait dengan investasi. Melainkan sudah melalui satu pintu saja, yakni BPMPD.

“Jadi kita sekarang lebih sistematis. Semua yang diadukan itu kita langsung hubungkan dengan dinas yang bersangkutan. Jadi dinas yang bersangkutan juga ikut dalam tim kita. Tidak lagi sendiri-sendiri seperti selama ini,” terangnya.

Ia menambahkan pengaduan yang diterima, tentunya lebih banyak bersifat operasional, sehingga apa yang diadukan bisa langsung diselesaikan di tingkat Kabupaten.

“Jadi untuk selanjutnya berbagai keluhan atau pun pengaduan sudah bisa kita selesaikan semuanya disini. Tanpa harus diketahui oleh pemerintah pusat,” imbuhnya. (cr20)

Respon Anda?

komentar