batampos.co.id – Ketua Panitia Ujian Nasional (UN) Dinas Pendidikan Kepri, Atma Dinata mengatakan sebanyak 20.516 pelajar SMA/SMK sederajat sudah siap menghadapi UN 2017. Akan tetapi, karena terbatasnya infrastruktur disekolah-sekolah belum semua sekolah bisa menerapkan sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer.

“Dari data base yang kita miliki, ada 20.516 peserta UN di Provinsi Kepri. Kita berharap, adik-adik kita bisa memberikan hasil terbaik bagi nama besar Provinsi Kepri,” ujar Atma Dinata menjawab pertanyaan Batam Pos, Jumat (24/3) di Tanjungpinang.

Menurut Atma, UNBK tahun ini tetap masih dibagi menjadi dua tahapan. Khusus untuk SMK, ujiannya akan digelar lebih awal. Yakni mulai 3 April sampai 6 April. Sedangkan untuk UNBK SMA akan digelar pada 10 hingga 13 April mendatang. Kepala Bidang Pendidikan SMA tersebut menguraikan, dari jumlah keseluruhan berada di tujuh Kabupaten/Kota di Kepri.

Disebutkan Atma, di Ibu Kota Provinsi Kepri 2.866 peserta UN SMA/SMK. Kemudian di Kabupaten Bintan jumlahnya 1.706, Batam 10.124, Karimun, 3.090, Natuna 1.155, Lingga sebanyak 1.024.Dimana untuk tingkat SMA/MA totalnya berjumlah 12.848 peserta dan untuk SMK sebanyak 8.032 peserta.

“Batam memang sejauh ini yang mendominasi jumlahnya. Karena belum semua sekolah punya perangkat komputer, makanya belum bisa UN berasis komputer secara menyeluruh,” papar Atma.

Ditambahkan Atma, untuk naskah UN sekarang ini sudah tiba di masing-masing kabupaten/kota di Provinsi Kepri. Ditegaskan Atma, semua naskah tersebut dalam pengawasan pihak kepolisian selama 24 jam. Tindakan tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya kebocoran soal.

“Kita juga mengingatkan adik-adik untuk tidak mudah tertipu dengan, informasi-informasi yang tidak jelas. Harus tetap percaya diri, jangan sampai terjebak dengan ulah oknum yang bertanggungjawab,” tutup Atma Dinata.(jpg)

Respon Anda?

komentar