batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam tidak menyediakan angkutan laut khusus pelajar hinterland atau pulau. Sebagai gantinya, pelajar-pelajar itu diberi uang transportasi setiap bulan.

“Tahun ini sekitar 1.150 pelajar. Setiap siswa, kami kasih Rp 78 ribu perbulan,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik)  Kota Batam Muslim Bidin, Selasa (28/3).

Jumlah penerima tersebut, dipastikan naik dibanding tahun sebelumnya. “Dibanding tahun kemarin (2016) naik sekitar 50 orang, setiap tahun itu naik,” imbuhnya.

Menurut Muslim, uang transportasi Rp 78 ribu ini tidak memandang tingkatan sekolah, artinya jumlah yang diterima dari SD hingga SMA sama. Dengan uang tersebut, pelajar bebas memilih transportasi. “Mau pakai kapal, pompong atau apa, boleh saja,” ucapnya.

Dia mengatakan, pengadaan angkutan laut khusus pelajar memang tidak pernah dilakuakan, karena membutuhkan anggaran yang lumayan besar. “Ke pusat juga belum pernah kita ajukan,” katanya.

Lanjut Muslim, cara ini tetap dilakukan setiap tahun. Seiring demikian, pihaknya kan terus melakukan pendataan, sehingga pelajar penerima manfaat tetap sasaran.

“Tiap tahun dianggarkan, tidak boleh berhenti,” tutup Muslim.(cr13)

Respon Anda?

komentar