20 Kali Curi Motor, Pelaku Mengaku Anggota Marinir

batampos.co.id – Polisi membekuk komplotan pencurian sepeda motor. Mereka adalah Ramadan Yaden, Zainal, Firman Gultom dan Joni Pardede. Sementara dua orang lainnya, Sihombing alias Jabret dan Aim masih dilakukan pengejaran.

Kapolda Kepri Irjen Sam Budigusdian mengungkapkan, komplotan pencuri ini telah beraksi sebanyak 20 kali di berbagai tempat yang berbeda. Dari 20 Tempat Kejadian Perkara (TKP) tersebut, polisi mengamankan sebanyak 15 unit sepeda motor.

“Mereka telah melakukan aksinya lebih dari dua puluh TKP. Rata-rata sepeda motor hasil curian itu dilarikannya ke pulau Moro dan Tembilahan,” ujar Sam.

Sam menjelaskan, komplotan pencuri ini mulai beraksi sejak akhir Desember 2016 lalu. Pada akhir tahun itu, komplotan ini mengambil sebuah sepeda motor jenis Honda Beat berwarna biru putih di parkiran SP Plaza, Sagulung.

“Mereka beraksi dengan bergantian, Ramadhan bersama dengan Sihombing dan Jabret beraksi di 13 TKP. Kemudian Ramadhan bersama dengan Aim berkasi di 5 TKP, serta tersangka Firman Gultom dan Jon Feri Pardede di satu TKP,” tuturnya.

Sam menambahkan, salah seorang tersangka, Ramadhan pada saat hendak ditangkap juga mengaku sebagai anggota Marinir. Namun, polisi tidak percaya dengan pengakuan dari tersangka dan tetap menggiringnya ke Mapolsek Sagulung.

“Dia mengaku anggota Marinir dengan bermodalkan senjata api dan sangkur. Namun, itu hanya pengakuan dia saja. Atas perbuatannya, mereka kita jerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman selama tujuh tahun penjara,” imbuhnya. (cr1)

Respon Anda?

komentar