batampos.co.id – Sejak Minggu (26/3), PLN Rayon Tanjungbalai Karimun menghentikan pemadaman bergilir. Menyusul, dua unit mesin PLTD Bukit Carok sudah selesai diperbaiki, dan langsung dioperasikan.

”Alhamdulillah, sejak Minggu (26/3) sore dua unit mesin PLTD Bukit Carok sudah selesai diperbaiki dan langsung dioperasikan. Dengan daya mencapai 23 Megawatt dan beban puncak 22,8 Megawatt, sehingga terjadi surplus 0,2 Megawatt dan tidak lagi terjadi pemadaman yang direncanakan hingga Kamis nanti,” jelas manager PT (Persero) PLN Rayon Tanjungbalai Karimun Fauzar Zain, Senin (27/3) kemarin.

Sementara mesin unit-2 PLTU Tanjungsebatak, masih dalam proses penormalan sekitar 6 jam. Dan Minggu sore, sudah masuk beban ke sistem secara berjenjang.

”Yang jelas hari ini (Senin, red), sudah normal kembali PLTU Tanjungsebatak yang menghasilkan daya 6 Megawatt. Sehingga, totalnya 25 Megawatt,” tuturnya.

Sementara Manager PLTU Tanjung Sebatak Lukman ketika dikonfirmasi membenarkan, pihaknya sudah mengoperasikan mesin PLTU Tanjungsebatak unit 2 secara bertahap yang menghasilkan daya listrik mencapai 3 Megawatt. Sedangkan, mesin unit 1 masih dalam perbaikan yang diperkirakan pada bulan April mendatang sudah mulai beroperasi.

”Bertahap dulu kita alirkan listrik kepada PLN. Prosedurnya begitu tidak langsung menghasilkan daya, seperti mesin PLTD,” singkatnya.

Sebagaimana diketahui, PLN mulai melakukan pemadaman bergilir sejak Kamis (23/3) lalu. Pemadaman bergilir dilakukan karena PLN mengalami defisit daya sebesar 2,5 Megawatt dari 25 Megawatt menjadi 22,5 Megawatt. Dikarenakan, terjadi kerusakan secara bersamaan dua unit mesin milik PLN Rayon Tanjungbalai Karimun di PLTD Bukit Carok dan PLTU Tanjungsebatak mesin unit -2. (tri)

Respon Anda?

komentar