Tahun Ini Cuma Warga Hinterland Dapat RTLH

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menfokuskan program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2017 untuk masyarakat hinterland. Ada 100 rumah yang akan direhabilitasi dan tersebar di Kecamatan Galang, Bulang dan Belakangpadang.

“Untuk pulau semua. Belakangpadang ada 35 rumah, di Bulang 30 rumah  dan Galang itu ada 35 rumah,” papar Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Batam, Hasyimah, Rabu (29/3/2017).

Dia menyebutkan, satu rumah akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 22 Juta, artinya Pemko Batam mengucurkan anggaran sebesar Rp 2,2 miliar. Agar tidak disalhgunakan, bantuan tidak diberikan dalam bentuk uang namun disalurkan dalam bentuk barang.

“Kami akan verifikasi juga, betul tak yang terima orang susah,” katanya.

Selain bantuan berupa bahan keperluan rehabilitasi rumah. Pemko juga mengelontorkan biaya upah rehabilitasi perrumah sebesar Rp 3 juta. NAmun, uang tersebut tidak diberikan ke penrima manfaat melainkan ke pihak yang ditunjuk kelurahan untuk mengerjakan rumah tersebut.

“Tim yang dibuat kelurahan. Misalnya tukang, pemerintah (kelurahan) yang tentukan,” ucapnya.

Menurutnya, sejak digulirkan tahun 2011, Pemko telah menyalurkan bantuan untuk 3000 lebih rumah di seluruh Batam. “Tersebar se Batam,” katanya.

Selain RTLH yang bersumber pada Anggaran Pendapatan Daerah (APBD), pihaknya juga terus mengupayakan mendapat kucuran pusat. Musrenbang tahun ini saja, Pemko Batam mengajukan 200 rumah yang akan direhab di Kementrian Sosial (Kemensos) RI.

“Kalaupun disetuji, kita minta dulu. Nanti buat di pulau juga, seperti pulau Gara,” tutupnya. (cr13)

Respon Anda?

komentar