Kapolres, Dandim dan Dansubdenpom Ranai memberikan keterangan pers terkait penembakan brutal rumah ketua LAM Natuna di Desa Sungai Ulu Natuna. F. Aulia Rahman/batampos.

batampos.co.id – Kasus penembakan rumah kediaman Wan Zawali, ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Natuna masih misterius. 10 selongsong peluru yang ditemukan dihalaman rumahnya di Desa Sungai masih diselidiki pihak berwenang.

Meski kejadian tersebut viral di media sosial, namunpasca penembakan tersebut kondisi Natuna seperti biasa. Dandim 0318 Natuna Letkol Inf Ucu Yustiana menegaskan, dalam penyelidikan insiden penembakan tersebut akan transparan kepada masyarakat. Dan memastikan kondisi wilayah Natuna masih kondusif.

“Kami akan transparan dalam penyelidikan insiden ini,” kata Dandim dalam keterangan pers Rabu (29/3).

Dikatakan Dandim, penyelidikan insiden ini bersama Polres Natuna dan Subdenpom Ranai butuh waktu menguatkan bukti keterlibatan pihak dalam penembakan tersebut.

“Kami pastikan, kejadian ini tidak berbuntut lagi atau tidak akan ada kejadian lagi. Semua sudah terkendali,” tegas Dandim.

Penembakan kediaman Ketua LAM Kabupaten Natuna ditemukan 10 selongsong peluru jenis kaliber 5,56 mm yang menegenai rumah dan mobil dinas ketua LAM. Dipastikan selongsong dikeluarkan dari senjata laras panjang jenis senapan serbu. (arn)

Respon Anda?

komentar