batampos.co.id – Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Kabupaten Karimun menjamin tidak ada anak di Karimun yang tidak bersekolah atau tidak mendapatkan kelas pada penerimaan siswa baru (PSB) tahun ajaran 2017/2018

”Untuk persediaan bangku sekolah SD dan SMP Negeri secara detil akan diketahui pada saat kita melakukan rapat khusus dengan masing-masing sekolah membahas kuota. Hanya saja, kalau gambarannya berapa jumlah yang tersedia berdasarkan jumlah siswa yang akan tamat,” ujar Kepala Diknas Kabhupaten Karimun, Bakri Hasyim kepada Batam Pos, Rabu (29/3).

Tahun ini jumlah siswa yang akan mengikuti ujian nasional tingkat SD sebanyak 4.637 siswa. Sehingga, diprediksi jumlah kursi yang tersedia jika pelajar tersebut tamat semuanya, maka bisa lebih sedikit. Begtiu juga dengan peserta ujian nasional tingkat SMP ada 4.064 siswa dan diperkirakan daya tampung nanti bisa mencapai 4.100 atau atau 4.090 siswa.

”Sangat diperlukan sistim kuota agar tidak terjadi penumpukan pendafataran pada satu sekolah tertentu. Sehingga, perlu diatur dan sekolah lain juga bisa mendapatkan murid. Jumlah SD di Kabupaten Karimun 147 sekolah, SMP ada 60 dan SMA ada 34. Dengan jumlah ini kita yakin anak-anak kita dapat ditampung seluruhnya,” terang Bakri.

Menyinggung tentang ujian nasional berbasis komputer (UNBK) tingkat SMA, Bakri menyebutkan, sampai saat ini hanya tiga sekolah swasta saja yang melaksanakannya. Yakni, SMK Yaspika dan SMK Vi\dya Sasana yang ada di Pulau Karimun. Dan, ditambah satu lagi SMK Budi Mulya yang ada di Tanjungbatu.  (san)

Respon Anda?

komentar