Latihan berat Hunter Troop. (Kevin Ponniah/BBC)

batampos.co.id – Wahai para pria jangan macam-macam sama Jannike, 19. Sekilas, Jannike tak beda jauh dengan remaja pada umumnya. Namun……

Dia adalah satu dari beberapa Hunter Troop yang sedang digembleng menjadi tentara perempuan super Norwegia.

Jannike mampu berjalan jauh sambil membawa perangkat perang yang beratnya serupa dengan berat tubuhnya. Dia berburu untuk makan saat training pertahanan diri di hutan. Dia juga berlatih lompat dari pesawat untuk menuju garis musuh.

Meski gadis asal utara Norwegia itu bisa melewati semua latihan itu dengan baik, Jannike tidak memungkiri apa yang dilakukannya tidak mudah. Jannike menjadi bagian dari Hunter Troop.

Mereka adalah pasukan khusus yang seluruh anggotanya adalah perempuan. Diklaim Norwegia, pasukan macam ini adalah kali pertama ada di dunia.

Jegertroppen, julukan untuk pasukan khusus ini, dibentuk pada 2014. Komandan-komandan militer di Norwegia menyebutkan, kebutuhan akan tentara perempuan yang tahan banting di medan peperangan sangat penting.

Misalnya untuk perang di Afghanistan. Tentara-tentara perempuan itu dibutuhkan untuk mendapatkan informasi dan berinteraksi dengan anak-anak serta perempuan di kawasan perang.

Dengan alasan itu lah pilot project pasukan khusus ini dijalankan. Hasilnya? Luar biasa. Lebih dari 300 perempuan mendaftar di tahun pertama. Dan, belasan dari mereka sudah sukses melewati latihan yang super luar biasa keras. Tetara-tentara jagoan banget itu siap ditugaskan di dalam dan luar negeri.

Dikisahkan Jannike, latihan yang mereka lakukan memang luar biasa.

”Ini adalah tes mental dan kekuatan fisik. Latihannya melibatkan jalan kaki beberapa hari dengan sedikit istirahat dan makanan serta minum terbatas,” katanya.

”Mereka akan melihat apakah kita bisa mengatasi tekanan saat kita sedang down,” lanjutnya.

Kapten Ole Vidar Krogsaeter, salah satu supervisor program menyebutkan kalau pelatihan disusun dengan seksama.

”Ini adalah latihan terbaik dengan kemungkinan realistis,” ungkap veteran pasukan khusus Norwegia itu.

”Kami harus membuat mereka melakukan latihan sebanyak mungkin sampai mereka terbiasa dan nyaman dengan itu,” sambungnya.

Ole Vidar terkesan ringan mengatakan itu. Tetapi, jangan salah. Menu latihan para gadis-gadis itu sangat berat.

Pasalnya, mereka harus lolos tes yang mengandung, jalan cepat sejauh 15 kilometer di hutan sambil membawa perangkat seberat 22 kilogram, senjata, dan sepatu boot yang berat, enam pull-ups, 50 sit-ups dalam dua menit, 40 push-ups, lari 3 kilometer dalam waktu maksimal 13 menit, dan, berenang 400 meter di kedalaman 25 meter dalam jangka waktu maksimal 11 menit.

Dengan standar macam itu, hanya perempuan-perempuan kuat dan berdedikasi yang bertahan. Sebagian besar anggota Jegertroppen adalah atlet SMA elit.

”Perempuan berpikir di luar kotak. Lelaki hanya melakukan apa yang mereka harus lakukan. Tetapi, kami mungkin lebih mampu melihat sisi lain, solusi lain, solusi yang lebih baik,” kata Venderla, 22, yang lolos tes tahun lalu. (BBC/tia)

Respon Anda?

komentar