batampos.co.id – Puluhan pemuda pemudi dari Aliansi Pemuda Peduli Natuna menggelar aksi damai di petigaan jalan Sukarno Hatta Ranai, Jumat (7/4) sore.

Aksis damai tersebut terkait insiden penembahan rumah ketu Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Natuna bulan lalu. Dan meminta Presiden Joko Widodo melalui Panglima TNI menindak tegas insiden teror penembakan kediaman Ketua LAM.

Dalam aksi damai, puluhan pemuda tersebut menyampaikan beberapa permintaan jaminan keamanan dan kepastian agar kejadian serupa tidak terulang lagi di Natuna. Kemudian meminta pembinaan prajurit yang ditempatkan di Natuna menghormati dan menghargai adat istiadat dan tunjuk ajar budaya melayu.

“Kami meminta agar prajurit melakukan pendekatan secara humanis dengan masyarakat Natuna agar tetap terjalin rasa aman dan nyaman, karena bersama rakyat TNI kuat,” sebut Kus, koordinator aksi damai.

Selain itu, Kus juga meminta aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas aksi teror tersebut sesuai undang undang NKRI.

“Dengan kejadian ini, kami masyarakat Natuna meminta untuk mengawal bersama sampai teror itu terungkap secara transparan,” tegasnya.

Aksi berakhir dengan doa bersama dan melakukan long march menuju Batu Hitam dengan dikawal mobil Polantas.

Kabagops Polres Natuna, Kompol Patar Hutagaol mengatakan, selama aksi berlangsung, pihaknya menerjunkan 120 personel dari berbagai kesatuan di Polres Natuna. (arn)

Respon Anda?

komentar