batampos.co.id – Dua hari pascatumbangnya besi ponton pelabuhan domestik Tanjungbatu, Syahbandar terpaksa mengoperasikan satu ponton saat ini.

Kondisi ini menyebabkan puluhan kapal ferry dan speed boat yang hendak bersandar harus mengantri. Kendatipun demikian aktivitas berjalan lancar, tidak ada penumpukan penumpang di ponton.

Kepala Syahbandar Tanjungbatu Octavinas Nazman melalui Edy Purnomo membenarkan jika Syahbandar terpaksa mengoperasikan satu ponton. Hal itu dilakukan untuk mensterilkan kondisi ponton tersebut. Insiden tumbangnya besi ponton sudah dilaporkan kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Karimun.

“Iya untuk menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang terpaksa aktifitas ponton Bravo kita tutup, sementara waktu hanya mengopersikan satu ponton saja. Akibatnya sejumlah kapal ferri maupun seped boat yang hendak bersandar menurunkan maupun menaikan penumpang harus mengantri,” kata Edy Purnomo, Jumat (7/4) kemarin.

Lebih lanjut dikatakannya setiap harinya terdapat 28 kunjungan baik kapal ferry maupun speed boat yang menurunkan dan menaikan penumpang. Jadwal yang paling padat terjadi pagi hari hingga pukul 14.00 WIB, sehingga sejumlah kapal harus mengantri.

Untuk sementara ponton sudah ditarik oleh dinas perhubungan dalam perbaikan sekaligus agar lebih aman. Harapanya agar perbaikan secepatnya selesai karena tidak lama lagi akan tiba lebaran. (ims)

Respon Anda?

komentar