Pembaca sempatkan diri untuk menyaksikan video Wonderful Indonesia: The Journey to a Wonderful World yang mendapatkan “Grand Prix Award” dibawah ini.

Video tenang kecantikan alam Indonesia ini meraih penghargaan tertinggi pada The XIII International Tourism Film Festival  di Bulgaria.

Film ini memang istimewa. Panorama, destinasi, background lagu, semua dikemas dengan citarasa dunia. Latar belakangnya lagu What a Wonderful World yang dinyanyikan Louis Armstong. Dan produksinya 100% karya anak bangsa. Bagi yang belum tahu, video juara ini diproduksi Kementerian Pariwisata November 2016 lalu dan disutradarai Condro Wibowo.

Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya, mengaku bangga atas prestasi dunia tadi. Bagaimana tidak? Video pariwisata Indonesia sukses berkibar di level dunia. Sukses mengalahkan 91 film dari 18 negara.

“Kami bangga, prestasi itu semacam pisau bermata bermata dua. Pertama sukses mempromosikan pariwisata lalu sukses mengekspose kekuatan Wonderful Indonesia Indonesia di mata dunia. Karena itu, kami sangat appreciate kemenangan ini, sebagai promosi yang sangat efektif,” papar Arief Yahya yang mantan Dirut PT Telkom Indonesia itu, Jumat (7/4).

Kedua, Menteri Arief juga bangga akan prestasi anak-anak bangsa yang pintar mengemas sumber daya alam, keindahan Nusantara yang tak ada duanya. Mereka mengalahkan professional lain dari seluruh penjuru dunia.

“Menciptakan tema, menyusun cerita, berkreasi, membuat film pendek, mengambil gambar, editing dan membangun kesan yang mendalam itu adalah kreativitas yang patut diacungi jempol,” puji Arief Yahya.

Tidak cukup dengan Grand Prix Award, video hasil kerjasama dengan vlogger dari mancanegara yang juga ambassador GoPro, yaitu Wonderful Indonesia – A Visual Journey through Lombok dan Wonderful Indonesia – A Visual Journey through Wakatobi juga sukses mendapatkan penghargaan dalam kategori Nature and Ecotourism pada sub-kategori Advertising Film. Keberhasilan tadi menambah sukses Wonderful Indonesia di ajang ini.

Penerimaan penghargaan yang diwakili Dubes RI untuk Bulgaria, Sri Astari Rasjid juga ikut bangga. Dia mengungkapkan, para juri terkesan dengan keanekaragaman yang ditampilkan dalam video-video produksi Kementerian Pariwisata ini.

“Video-video ini sangat selaras dengan jiwa festival ini, whole world in one city. Keindahan dan kehangatan budaya yang ditampilkan membuat kami ingin mengunjungi Indonesia,” ujar Astari menirukan Irina Naydenova, ketua juri ITFF tahun ini.

Asisten Deputi Pengembangan Komunikasi Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar, Noviendi Makalam mengatakan, penghargaan ini meng-upgrade sukses video produksi Kementerian Pariwisata, Wonderful Indonesia – West Papua, pada tahun 2016 di ajang yang sama. Apresiasi yang berkelanjutan atas video-video ini menjadi salah satu pengakuan atas kerja keras dan kualitas kerja promosi Indonesia di mancanegara.

“Juga merupakan tambahan berharga bagi portofolio prestasi brand Wonderful Indonesia dalam meningkatkan citra positif Indonesia di kancah internasional. Alhamdulillah, Ini kebanggaan besar bagi kami di Kementerian Pariwisata. Setiap tahun, video-video Wonderful Indonesia ternyata bisa berprestasi di ajang kelas dunia,” kata Noviendi.

Kebanggaan Noviendi ini memang sudah seharusnya, karena International Tourism Film Festival bukan ajang sembarangan. Ini salah satu yang terbesar di Bulgaria, bahkan Eropa. Puluhan wakil pemerintah kota di Bulgaria dan negara-negara di berbagai penjuru dunia ikut serta di dalamnya.

Di tengah kepungan wakil pemerintah kota Bulgaria dan negara-negara di berbagai penjuru dunia tadi, tiga dari lima video Wonderful Indonesia yang masuk nominasi berhasil berprestasi.  (*)

Respon Anda?

komentar