batampos.co.id – Eko, seorang remaja di Kecamatan Serasan Natuna menjadi korban kejahatan jalanan. Siswa SMA ini hampir tewas setelah lehernya dijerat kabel sling saat berkendara sepeda motor oleh dua orang tidak dikenali.

Kepala Sekolah SMA 1 Serasan, Esas Ewansyah mengatakan, kejadian tersebut terjadi, Jumat (7/4) saat siswanya pulang sekolah di jalan Jermalik.

“Kejahatan itu menjadi teror warga sekarang, terutama para siswa. Untung saat itu siswa saya menahan lilitan itu dengan jari. Lalu mereka mengeluarkan pisau dan ditangkis. Teman satunya mencoba menolong, syukur alhamdulillah mereka bisa melarikan diri,” ungkap Esas, Minggu (9/4).

Akibat menangkis serangan itu katanya, jari sebelah kanan Eko mengalami luka. Esas menceritakan, awalnya dua pria yang menggunakan sepeda motor Revo hitam itu meminta tolong jika mereka sedang mengalami bocor ban di jalan.

Karena kedua orang tidak dikenal itu nampak seperti orang yang baru datang di wilayah itu, maka kedua siswa ini pun tak sungkan untuk membantu.

Eko sempat menunduk saat melihat kondisi ban sepeda motor pria tersebut, dari situlah awal kejadian. Kedua siswa ini melawan dan beruntung bisa kabur.

“Ciri-cirinya badan tinggi besar, kulit hitam rambut keriting, mirip orang India, logatnya agak aneh. Laporan yang kami terima sudah kami sampaikan ke camat dan diteruskan ke polisi,” kata Esas.

Akibat hal ini, bekas jeratan kabel tersebut masih membekas di leher Eko. Teror serupa awalnya sudah beredar beberapa hari lalu. Ia mendapat laporan dari salah seorang siswi bernama Eka.

“Salah seorang siswi juga sempat jumpa orang dengan ciri-ciri sama malam hari beberapa hari sebelumnya. Orang tak dikenal minta tolong ban sepeda motornya bocor. Tapi siswi kami bernama Eka itu curiga, dengan gerak-gerik orang itu,” cerita Esas.

Karena orang tersebut nampak membawa karung besar dan semacam senjata tajam, siswi ini jadi takut saat ditegur pria berbadan hitam itu. Ia pun akhirnya memilih pergi menjauh.

Kasat Reskrim Polres Natuna, AKP M. Komarudin mengatakan kasus ini sedang ditangani Polsek Serasan.
Polsek setempat sudah melakukan olah tempat kejadian perkara siswa dijerat.

“Belum diketahui motif pelaku yang berpura-pura mengalami ban bocor. Apakah akan mencuri sepeda motor atau mencelakai para remaja. Warga pun menggiatkan ronda malam karena kejadian ini,” kata Komarudin.(arn)

Respon Anda?

komentar