batampos.co.id –┬áKementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menetapkan SMPN 7 Tanjungpinang sebagai nominator 10 besar tingkat nasional dalam Tata Kelola Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Sekolah berakreditasi A yang berlokasi di Jalan Adi Sucipto, Batu 10, Kecamatan Tanjungpinang Timur itu dinilai telah berhasil mengelola dan menggunakan bantuan dana penididikan tepat sasaran.

“SMPN 7 dinilai telah berhasil menerapkan pengelolaan dan penggunaan Dana BOS tetap sasaran. Bahkan telah sesuai juklak dan juknis BOS pada tahun tersebut,” ujar Wakil Walikota Tanjungpinang, Syahrul, kemarin.

Dikatakan Syahrul, pemberian nominator ini merupakan prestasi yang membanggakan untuk dunia pendidikan di Kota Tanjungpinang. Prestasi ini membuktikan SMPN 7 berhasil menyingkirkan sekolah lainnya yang ada di 34 provinsi se Indonesia. Sebab pengelolaan anggaran negara yang dilakukan sekolah tersebut diakui sangat baik mulai dari administrasi, perencanaan, proses hingga pelaksanaannya.

Raihan prestasi ini, kata Syahrul, harus bisa dipersiapkan secara matang lagi oleh SMPN 7. Sebab dapat dipastikannya sekolahan ini akan dijadikan pusat pembelajaran oleh sekolahan lainnya. Baik didatangi para tamu dari sekolah-sekolah yang ada di Provinsi Kepri maupun diluar daerah Kepri.

“Saya berikan apresiasi dan rewerd atas prestasi yang telah diraih SMPN 7. Diharapkan sekolah-sekolah lain bisa mengadopsi sistem yang dilakukan SMPN 7. Sehingga kedepannya SMPN yang ada di Tanjungpinang bisa masuk nominator lagi bahkan meraih posisi pertama tingkat nasional,” bebernya.

Syahrul yakin kedepannya Tanjungpinang akan menjadi Kota Pendidikan di Kepri bahkan Indonesia. Sebab ibukotanya Provinsi Kepri ini pernah menjadi pusat pembelajaran bagi daerah lain seperti Anambas, Natuna, Lingga, Karimun, Batam dan Bintan. Bahkan Kalimantan sempat menjadikan Tanjungpinang sebagai lokasi mengenyam bangku pendidikan terbaik.

Agar indetitas Kota Pendidikan dapat melekat dengan Kota Tanjungpinang, sambung Syahrul dibutuhkan sinergitas antara Pemko Tanjungpinang dengan Pemprov Kepri. Sebab tanpa dukungan dari lembaga eksekutif tertinggi didaerah ini keinginan menjadikan Tanjungpinang sebagai Kota Pendidikan akan sirna.

“Kami akan selalu memberikan apresiasi dan rewerd kepada sekolah yang berprestasi. Khusus SMPN 7 akan kita berikan bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan,” jelas mantan Ketua PGRI Kepri.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Tanjungpinang, HZ Dadang, AG mengatakan dinasnya juga melakukan penilian sendiri terhadap sekolah-sekolah berprestasi. Baik penilaian dengan katagori prestasi akademis maupun non akademis.

Untuk prestasi akademis, kata Dadang dinilai dari prestasi yang diperoleh siswa dengan meraih nilai yang sempurna. Sedangkan prestasi non akademis diperolah siswa dalam bidang olahraga, kesenian serta pengelolaan dan penggunaan dana pemerintahan.

“Kami juga melakukan penilaian secara rutin. Tujuannya mendorong sertra memotivasi sekolah-sekolah untuk berkompetisi didunia pendidikan. Karena jika sekolahan itu berprestasi maka akan dijadikan sekolah favorit bagi anak-anak Tanjungpinang maupun se Kepri,” ungkapnya. (ary)

Respon Anda?

komentar