Seorang ASN melakukan absen dengan Finger Print di Kantor Gubkepri Dompak, Senin (10/4). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Anggota Komisi I DPRD Kepri, Ruslan Kasbulatov mendukung langkah sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Kepri yang akan melayangkan gugatan terhadap Peraturan Gubernur (Pergub) No.6 tahun 2017

“Aturan yang dibuat harus jelas juklak dan juknis-nya. Jangan sembarangan buat, kalau banyak merugikan,” ujar Ruslan dengan nada geram di Tanjungpinang, Senin (10/4).

Menurut Politisi PDI Perjuangan itu, sebelum membuat sebuah peraturan, Pemprov Kepri terlebih dahulu menyiapkan kajian teknisnya dulu. Sehingga tidak membuat rancu. Setelah itu sambungnya, harus dilakukan sosialisasi secara tuntas di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Baiknya juga harus meminta saran dan pendapat dari pegawai. Sehingga tidak menimbulkan protes seperti sekarang ini,” papar Legislator Dapil Batam tersebut.

Ditegaskan Ruslan, ketika ada aturan yang rancu dibuat oleh Pemprov Kepri, tentu yang dipersalahkan adalah gubernur dan perangkatnya, termasuk Sekda yang bertanggung jawab melakukan pembinaan di internal Pemprov Kepri. Diakui Ruslan, pihaknya sudah menerima banyak keluhan dari sejumlah ASN di lingkungan Pemprov Kepri.

“Persoalan ini harusnya menjadi pelajaran bagi Pemprov. Karena ini Blunder yang cukup fatal,” tutup Ruslan. (jpg)

Respon Anda?

komentar