batampos.co.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam kembali menggelar razia KIR untuk angkutan umum dan barang, Rabu (12/4/2017). Razia dilakukan di tiga titik, di antaranya, Jalan Gajah Mada atau Tibancenter, Temenggung Abdul Jamal, Tembesi, Kantor Dishub, dan Edukit, Batamcenter.

“Ini merupakan razia yang keenam yang kami gelar, tahun ini kami merencanakan 47 razia,” kata Kepala Dinas Perhubungan Yusfa Hendri, Rabu (12/4/2017).

Yusfa menambahkan dari Maret hingga April ini, sebanyak 85 kendaraan berhasil terjaring razia KIR, 35 di antaranya diproses pengadilan karena tidak memenuhi kelengkapan dokumen.

“Mereka yang lengkap namun KIRnya mati kami minta untuk mengurus dengan segera, sedangkan yang tidak lengkap harus menjalani persidangan,” ujar mantan Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam ini.

Yusfa menyebut saat ini memang banyak kendaraan yang harus melakukan uji KIR ulang, dengan adanya razia ini setidaknya mereka yang melanggar bisa segera mengurus. Razia ini juga ditujukan untuk menciptakan lingkungan yang ramah, selain itu KIR rutin tentunya membuat kendaraan lebih nyaman saat dikendarai.

“Otomatis keselamatan penumpang juga terjamin,” sebut dia.

Selama ini, banyak masyarakat yang mengeluhkan mengenai kondisi angkutan umum di Batam, razia ini juga ditujukan untuk menindak kendaraan yang sudah tidak layak jalan.

“Semua yang terjaring tadi masih layak, hanya KIRnya mati,” ujarnya.

Yusfa mengakui mengalami sedikit kendala dalam menertibkan kendaraan yang sudah tidak layak jalan. Untuk itu, pihaknya telah berkomunikasi dengan organda untuk membahas hal ini, termasuk kepatuhan mengikuti uji KIR.

“Bertahap akan kami benahi, salah satunya dengan menggelar razia ini,” tutupnya.

Pantauan batampos.co.id di lapangan, razia digelar 09.00 WIB hingga 10.00 WIB, beberapa kendaraan ditertibkan karena belum melakukan KIR ulang. Petugas langsung mengecek kelengkapan dokumen kendaraan yang terjaring razia. Kendaraan yang terjaring langsung dibawa ke Kantor Dishub Batam.(cr17)

Respon Anda?

komentar