GM Hang Nadim Suwarso (kiri), dan Iptu Betty menginterogasi Maro (tengah)

batampos.co.id – Satuan pengamanan bandara (Avsec) Hang Nadim Batam mengamankan sabu seberat 548 gram yang ditemukan di selangkangan Maro,30 pada Jumat (14/4). Sabu direncanakan akan dibawa Maro ke Lombok.

“Kami sudah serahkan ke Polresta Barelang,” kata General Manager Operasional Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso, Jumat (14/4).

Dari penuturan Suwarso, didapat kronologis penangkapan tersebut. Maro dengan menggunakan baju batik merah, terlihat meyakinkan memasuki terminal bandara. Saat di pintu masuk terminal, Maro bisa masuk tanpa dicebat petugas di Security Check Point I.
Maro lalu melakukan check ini di konter Lion Air, dengan kode booking FWBYMT.

Satu kode booking ini untuk dua tiket. Satu tiket duduk di kursi 22 C dan satunya lagi di 29A. Setelah selesai Check In, laki-laki kelahiran Aceh Timur ini kemudian menuju ke ruang tunggu A9.

Namun sebelum memasuki ruang tunggu tersebut, terlebih dahulu harus melalui SCP II. Disini gerak gerik Maro mulai terlihat mencurigakan. Saat Maro melewati pintu walkthrough, ada bunyi yang menandakan sesuatu yang tak beres. Sehingga petugas memeriksa Maro secara manual.

Dibagian selangkangan Maro dirasakan ada yang aneh, petugas avsec membawanya ke ruang pemeriksaan. Saat diminta Maro membuka celananya, disana ditemukan sebungkus plastik bening berisikan narkoba jenis sabu.

Mendapati hal ini, petugas sekuriti bandara berkoordinasi dengan Polsek Bandara.

“Selain narkoba, diamankan juga uang Rp 1.821.000, dua unit ponsel, satu atm,” ungkap Suwarso.

Ia mengatakan ini sudah kesekian kalinya petugas bandara menangkap kurir nakroba. Suwarso mengungkapkan pihaknya sudah bekerjasama dengan berbagai instansi terkait, agar penyelundupan narkoba bisa diatasi di Hang Nadim.

“BNN, Polisi, Beacukai dan instansi lainnya,” ucapnya. (ska)

Respon Anda?

komentar