ilustrasi Foto: Rezza Herdiyanto/Batam Pos

batampos.co.id – Tidak hanya dua sesi, sejumlah sekolah negeri di Batam bahkan menerapkan sistem tiga shift. Seperti yang terjadi di SDN 006 Seibeduk, Batam. Dengan jumlah murid sebanyak 1.511 anak, sekolah tersebut terpaksa membagi waktu belajar dalam tiga sesi per hari.

“Mau bagaimana lagi? Kelas kurang, guru juga kurang, tapi tuntutan orang tua yang memaksa anaknya masuk SD negeri sudah tidak dapat terbendung,” kata Kepala SDN 006 Seibeduk, Anwar, kemarin.

Dengan sistem tiga sesi ini, praktis jam belajar murid SDN 006 menjadi sangat singkat. Hanya 2,5 jam per hari.

Shift satu masuk dari pukul 07.30 sampai jam 10.00 WIB. Kemudian bergantian dengan sesi dua dari jam 10.00 sampai 12.30 WIB. Selanjutnya masuk kelas 5 dan 6.

“Jam pelajaran selesai sampai pukul 17.00 WIB,” kata Anwar.

Anwar menjelaskan, kondisi ini semakin buruk karena minimnya tenaga pendidik di sekolahnya. Dengan jumlah murid yang mencapai 1.511 anak, jumlah guru yang ada hanya 27 orang. Sehingga guru-guru mata pelajaran dijadikan guru kelas. Dengan kata lain, satu guru mengajar semua mata pelajaran.

“Butuh penyesuaian dan penambahan guru, kasian juga tenaga pengajar kalau sudah begini,” ungkapnya.

Kondisi ini, menurutnya, tidak bisa diantisipasi dengan mudah dan mau tidak mau harus dilaksanakan. “Jika saya bisa berpesan, pemerintah bisa membuat sekolah baru atau menambah ruang kelas baru beserta tenaga didik baru,” tuturnya.

Mengenai Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini, ia mengatakan akan membuka empat kelas saja. “Kita berusaha mengurangi perlahan-lahan, agar proses belajar mengajar jadi lebih efektif,” ucapnya.

Dia juga mengutamakan peserta didik dengan usia tujuh tahun ke atas. Upaya ini diambil untuk memeratakan jumlah siswa baru yang akan masuk di sekolah negeri.

Selain SDN 006, SDN 005 Batam juga menerapkan sistem tiga sesi. Sementara beberapa sekolah swasta di Batam juga sudah ada yang menjalankan sistem sekolah double shift karena banyaknya jumlah siswa. (cr17/rng/cr13/jpg/cr18)

Respon Anda?

komentar