Petugas UPT sedang mengecek kondisi terumbu karang di Perairan Tambelan, beberapa waktu lalu. F. DKP Bintan untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bintan telah mengalokasikan dana sebesar Rp 206.732.200 untuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) di 10 kecamatan. Dana yang dikucurkan melalui APBD Bintan itu diperuntukan operasional pelayanan bidang kelautan dan perikanan dimasing-masing UPT selama setahun.

“Agar pelayanan 10 UPT Kecamatan berjalan lancar dan sukses. Serta kinerja petugas UPT semakin meningkat, kami akan mengucurkan dana sebesar Rp 206.732.200 untuk setahun,” ujar Kepala DKP Bintan, Fachrimsyah ketika dikonfirmasi, Jumat (14/4).

10 UPT Kecamatan, kata Fachrim sebagai perpanjangan tangan DKP dalam memberikan pelayanan dan penanganan masalah kelautan dan perikanan disetiap kecamatan. Melalui UPT tersebut juga seluruh kawasan konservasi perairan, ekosistem laut serta keamanan laut dapat terjaga, terawasi dan terlestarikan.

Namun untuk peningkatan pelayanan dan penanganan masalah kelautan dan perikanan, lanjut Fachrim butuh dukungan anggaran. Sebab tanpa anggaran program yang digaungkan DKP disetiap UPT akan mendek atau tak berjalan. Bahkan kinerja petugas dimasing-masing UPT hanya berjalan ditempat alias melempem.

“Semoga saja dengan anggaran yang kita berikan mampu mendorong dan memotivasi kinerja petugas setiap UPT lebih meningkat. Sehingga masalah kelautan dan perikanan yang terjadi dapat ditangani dengan baik,” bebernya.

Ditanya rincian aliran pengalokasian dana untuk masing-masing UPT, Fachrim menjelaskan untuk operasional pelayanan UPT Bintan Timur (Bintim) dikucurkan sebesar Rp 26.341.100 dan kucuran dana untuk UPT Gunung Kijang dan Teluk Sebong Rp 30.341.100.

Berikutnya, sambung Fachrim kucuran dana untuk UPT Tambelan sebesar Rp 29.910.000 dan UPT Bintan Utara dan Seri Kuala Lobam (SKL) sebesar Rp 30.341.100. Kemudian untuk UPT Mantang sebesar Rp 29.728.900, UPT Toapaya dan Teluk Bintan sebesar Rp 30.341.100 serta untuk UPT Bintan Pesisir Rp 29.728.900.

“Memang kucuran dana itu sangat kecil dan tak sebanding dengan permasalahan yang terjadi dimasing-masing wilayah. Namun diharapkannya dengan dana itu mampu mewujudkan wilayah Bintan tetap aman dan nyaman,” ungkapnya. (ary)

Respon Anda?

komentar