batampos.co.id – Pemkab Bintan, akan segera mendorong 3 Kecamatan yang ada di Kabupaten Bintan, sebagai daerah percontohan, guna mensukseskan program e-Warong Perdesaan (Program Warung Elektronik) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Diantaranya, Kecamatan Toapaya, Kecamatan Teluk Sebong, serta Kecamatan Sri Kuala Lobam.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bintan Naharuddin, mengatakan alasan dipilihnya ketiga daerah tersebut, tentunya dikarenakan mempunyai akses internet yang lebih baik. Dimana hal itu merupakan syarat utama dalam penyaluran Program e-warong ke daerah.

Ia menjelaskan bantuan program e- warong tersebut merupakan bantuan dalam bentuk uang non tunai yang bertujuan untuk membantu masyarakat yang tergabung dalam Program Keluarga Harapan (PKH).

“Nantinya masyarakat yang tergabung dalam program PKH non tunai ini akan mendapatkan kartu yang disubsidi setiap bulannya sebesar Rp 150 ribu,” ungkapnya saat ditemui di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Bintan, di Bandar Seri Bentan, Kamis (13/4).

Selain itu, kata Naharuddin dalam merealisasikan program tersebut, Kementerian Sosial RI juga menargetkan pada tahun 2019, sistem penyaluran bantuan yang termasuk dalam PKH, seperti RASTRA, KUBE, UEP, KIS dan KIP, di seluruh daerah di Indonesia dipastikan sudah berbasis internet, melalui Program e-Warong.

Maka dari itu, untuk daerah yang belum terakses internet, Dinas Sosial juga akan kembali mendata. Dimana dari data itu akan dilanjutkan oleh pemerintah daerah untuk di koordinasikan ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI, agar bisa segera menyiapkan koneksinya.

“Kartu Non Tunai tersebut bisa langsung di belanjakan di warung yang di koordinasikan di daerah. Namun hanya untuk membeli produk pangan yang sudah ditentukan jenisnya, yakni beras, gula, minyak goreng serta telur,” jelasnya.

Terpisah, Bupati Bintan Apri Sujadi, mengatakan terkait lemahnya interkoneksi internet di beberapa titik kawasan, khususnya Kecamatan Tambelan, dirinya telah menginstruksikan kepada jajarannya, melalui Dinas PMD, BPPD dan Bagian Kominfo, serta ditambah Dinas Sosial Kabupaten Bintan, untuk segera melaporkan ke Kementerian terkait, agar hal ini segera cepat diatasi.

Menurutnya, Pemkab Bintan saat ini juga mempunyai sejumlah program pelayanan kepada masyarakat yang tentunya membutuhkan dukungan akses penguatan jaringan internet, agar jalur birokrasi pelayanan dapat dengan cepat dilayani.

“Pemkab Bintan juga mempunyai program pelayanan serupa, seperti e-warong dari Kementerian Sosial ini. Dimana hal ini sangat membutuhkan akses internet yang kuat didaerah. Beberapa pelayanan yang akan kita gesa seperti e- puskesmas, e- desa, serta e-goverment yang akan berguna bagi pelayanan cepat kepada masyarakat,” ungkap Apri, usai melakukan kegiatan gotong royong di TPU Kijang, beberapa waktu lalu. (cr20)

Respon Anda?

komentar