Libur panjang di akhir pekan ini banyak pelancong dari luar kota yang mendatangi Vihara Patung Seribu di Tanjungpinang. F. Fara

batampos.co.id – Libur akhir pekan panjang cukup menarik dihabiskan di Tanjungpinang. Setidaknya begitu pendapat para pelancong yang mulai berdatangan ke ibu kota provinsi ini, Jumat (14/4) kemarin. Sejumlah destinasi mendadak dipenuhi wisatawan. Tapi tidak ada yang lebih riuh dari Vihara Patung Seribu di kawasan kilometer 15.

Di vihara yang baru beberapa waktu lalu diresmikan Gubernur Nurdin ini sudah ramai sejak pagi. Parkiran mobil dan motor juga terlihat sejak dibuka sekitar pukul 09.00 WIB. Semakin siang semakin ramai orang yang datang. Beberapa datang berdua, tidak sedikit yang bersama keluarga.

Siti Fatimah, misalnya. Ibu empat anak ini datang bersama suami dan anak-anaknya dari Batam. “Kami sewa mobil dan keliling Tanjungpinang. Ke Vihara Patung Seribu ini juga tahu dari Instagram,” kata Siti pada Batam Pos.

Mendatangi Tanjungpinang sebenarnya adalah hal biasa bagi Siti. Tetapi ketika putri sulungnya memberi tahu soal vihara ini, ia berdiskusi dengan suaminya agar dapat berlibur ke Tanjungpinang. Terlebih anak-anaknya juga belum pernah melihat vihara yang kini boleh dikata sebagai destinasi utama wisata di Tanjungpinang ini.

“Anak-anak langsung antusias diajak berlibur ke sini. Besok baru kami mau ke Trikora,” ucap perempuan yang seorang pegawai negeri di Batam ini.

Pelancong yang menyerbu Vihara Patung Seribu bukan hanya dari Batam, tapi bahkan ada beberapa dari jauh luar kota. Andika dan Eva, adalah pasangan suami istri yang datang dari Surabaya. Kebetulan, mereka diundang oleh kolega kerjanya di Tanjungpinang untuk menghabiskan libur panjang.

“Terus diajak ke sini. Tempatnya bagus dan bersih,” kata Eva diamini Andika.

Roni, juru parkir di kawasan Vihara Patung Seribu menuturkan puncak kunjungan akan terjadi pada Sabtu atau Minggu sebagai akhir dari libur panjang pada pekan ini. Biasanya, tak putus-putus kendaraan para wisatawan datang hingga petang.

“Kalau besok pasti kerja keras kami,” kelakarnya. (aya)

Respon Anda?

komentar