Bangunan Sekolah Batam belum Penuhi Standar

Ira, guru SDN 008 Batuaji saat proses belajar mengajar. Ruang kelas yang sempit membuat siswa belajar dengan duduk tidak teratur. Saat ini siswa menumpang di sekolah SDN 002 Batuaji.F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim Bidin mengatakan kondisi sekolah yang ada di Batam hampir 90 persen belum memenuhi persyaratan.

“Dari segi luas saja sekolah kita belum standar,” kata Muslim, Sabtu (15/4).

Kebijakan Menteri Pendidikan mengenai pendanaan pembangunan sekolah di daerah. Batam, menurutnya masih terkendala dengan ketersediaan lahan.

Muslim menjelaskan untuk sekolah dasar persyaratannya harus memiliki luas 3.600 meter persegi, 6.000 meter persegi untuk sekolah menengah pertama, dan satu hektar untuk sekolah menengah atas (SMA).

“Batam hanya beberapa sekolah yang memenuhi syarat ini,” ungkapnya.

Masalah keterbatasan lahan ini, membuat pembangunan sekolah juga terbatas saat proses pembangunan sekolah dimulai. Jika lahan sesuai mungkin sekolah akan memiliki ruang kelas yang cukup banyak untuk menampung siswa.

“Kenyataanya tidak, pembangunan sekolah menyesuaikan lahan, dan tidak bisa mengkaver daya tampung siswa,” sebutnya.

Tingginya minat masuk sekolah negeri ini membuat sekolah dan guru juga kewalahan.

“Terutama di sekolah yang menerapkan tiga shift, tidak terbayang bagaimana menghadapi murid yang banyak, sedangkan SDM kita masih terbatas,” jelasnya.

Tidak seimbangnya jumlah peserta didik dengan jumlah guru ini juga diakui Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.

“Kami masih butuh banyak tenaga guru,” kata Rudi usai menghadiri peringatan TB Internasional, Kamis (13/4). (cr17)

Respon Anda?

komentar