Mahadi Rahman. F. Jailani/batampos.

batampos.co.id – Direktur Quran Centre Batam, Mahadi Rahman mengatakan lima kafilah Provinsi Kepri yang merupakan binaan Quran Centre Batam dipercaya mewakili Indonesia di ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di sejumlah negara. Mahadi berharap, kafilah-kafilah bisa menjadi yang terbaik dalam mewakili Indonesia.

“Terpilihanya lima kafilah Kepri untuk mewakili Indonesia tentunya menjadi sesuatu yang istimewa bagi Kepri. Mohon doanya, semoga kita menjadi yang terbaik,” ujar Mahadi Rahman kepada Batam Pos, Minggu (16/4)

Kepala Bagian Keagamaan pada Biro Kesra Provinsi Kepri itu, menyebutkan. Mereka adalah Irfan Fadillah yang merupakan juara 1 MTQ Nasional di Nusa Tenggara Barat (NTB) 2016 lalu, akan mewakili Indonesia untuk bertanding di MTQ Internasional yang digelar di Tunisia pada 16 April sampai 22 April mendatang.

Masih kata Mahadi, kafilah berikutnya adalah Zulaih dan Andika Pangestu, yang mengikuti MTQ Internasional tingkat anak-anak untuk cabang tilawah di Iran yang dilaksanakan pada 19 April sampi 26 April nanti. Dijelaskan Mahadi, Zulaiha merupakan juara I Nasional untuk cabang tilawah tahun 2014 lalu di Batam. Sedangkan di NTB lalu merupakan juara pertama untuk golongan hafizh satu jus dan tilawah.

“Sedangkan Andika Pangestu merupakan juara dua nasional tingkat anak-anak di MTQ Nasional tahun lalu. Kafillah keempat adalah Awaluddin yang merupakan pelatih di Quran Centre Batam, juara II Nasional di NTB tilawah dewasa. Yakni mewakili Indonesia di Quit pada 9 April sampai April,” papar Mahadi.

Sementara itu, kafilah kelima yang terpilih adalah Muhammad Yunus, yang akan mewakili Indonesia ke Iran untuk mengikuti MTQ Internasional remaja antar mahasiswa. Menurut Mahadi, Muhammad Yunus merupakan juara MTQ Internasional di Malaka tahun 2015 untuk kategori remaja. Lebih lanjut kata Mahadi, capaian ini merupakan buah dari kerja keras dalam melakukan pembinaan.

“Apa yang dapat sejauh ini patut disyukuri. Meskipun demikian, kita akan terus bekerja keras, sehingga Kepri menjadi lumbungnya kafilah-kafilah yang berprestasi. Baik itu ditingkat Nasional maupun Internasional,” paparnya lagi.

Mahadi menambahkan, untuk meningkatkan kualitas para kafilah, pihaknya sudah membuat terobosan penting. Yakni memisahkan pelatihan tilawah dengan hafizh antara putra dan putri. Tujuannya adalah supaya fokus dalam pembinaan. Apabila tidak ada halangan pusat hafizh Kepri akan diresmikan Ketua MPR bersama Menpan-RB, Azman Abnur dan Gubernur Kepri pada 3 Mei mendatang.

“Adapun lokasinya, adalah Nyiur Permai, Karimun . Peresminan tersebut bersamaan dengan pra pembukaan STQ Provinsi di Batam yang dijadwalkan pada 5 Mei mendatang,” tutup Mahadi Rahman.(jpg)

Respon Anda?

komentar