Batam, Tujuan Investasi Menarik, Kunjungan Delegasi Perdagangan Rusia

780

batampos.co.id – Delegasi Perdagangan Rusia mengunjungi kantor Badan Pengusahaan (BP) Batam pada Senin (17/4). Utusan dari negeri beruang putih ini ingin melihat secara langsung kondisi Pelabuhan Batuampar sekaligus menjajaki hubungan kerjasama investasi dan pengembangan pembangkit listrik tenaga nuklir di Batam.

“Kami sudah mengeksplorasi Batam. Dan kami anggap Batam sebagai tujuan investasi yang menarik,” kata Kepala Perwakilan Perdagangan (Trade Representative) Rusia, Sergey Rossomakhov kepada media.

Sergey beserta rombongannya mengunjungi Pelabuhan Batuampar, kemudian ke Batamindo Industrial Park, Kabil Industrial Estate dan Bandara Hang Nadim untuk meninjau Maintenance Repair Overhaul (MRO) disana.

“Kunjungan kami dalam rangka mencari informasi mengenai perkembangan investasi di Batam,” jelasnya.

Batam juga menjadi sasaran utama Rusia dalam proyek pengembangan pembangkit listrik dari energi yang dapat diperbaharui seperti energi nuklir.

“Batam memang menarik, saya akan undang investor Rusia ke Batam. Dan juga program Izin Investasi 3 Jam (i23J) sangat atraktif. Delapan dokumen dalam tiga jam,” jelasnya lagi.

Direktur Promosi dan Humas BP Batam, Purnomo Andiantono juga mengatakan Batam memang masuk rencana pemerintah pusat sebagai pilot proyek pengembangan pembangkit listrik bertenaga nuklir selain Pulau Belitung.

“Pembahasan nuklir akan digelar pada Energy Summit di Jakarta, Mei nanti dan akan dibuka oleh Menteri ESDM. Batam masuk sebagai agenda.

Andi mengakui pihaknya sudah melakukan pengkajian mengenai pengembangan nuklir. Dan pada Energy Summit nanti akan dibahas lebih dalam lagi.”Kita memikirkan jangka panjang, karena belum tentu nanti batubara dan gas ada lagi. Singapura dan Vietnam sudah memulai, kita kapan lagi,” jelasnya.

Pembangkit listrik tenaga nuklir memiliki ketahanan hingga 50 tahun dan merupakan sumber daya alam yang dapat memperbaharui energinya sendiri.”Lagipula harga listrik per kwh nya lebih murah,” tutup Andi.(leo)

Respon Anda?

komentar