batampos.co.id – DPRD Kabupaten Bintan, segera akan membentuk Peraturan Daerah (Perda) terkait Limbah Domestik.

Hal ini dilakukan untuk lebih menata saluran pembuangan dari kotoran limbah rumah tangga yang kerap terjadi di Kabupaten Bintan. Sekaligus mencegah terjadinya pencemaran laut yang dihasilkan dari limbah tersebut.

Ketua Pansus Limbah Domestik Zulfaefi, menjelaskan pembentukan Perda ini berdasarkan dari sisi letak wilayah Bintan, yang hampir 90 persennya berada ditepian laut.

Tentunya perlu langkah efektif yang dilakukan untuk menata secara tertib seluruh aktifitas pembuangan kotoran limbah rumah tangga yang sudah menjadi permasalahan sehari-hari yang segera harus diatasi.

“Dengan terbentuknya Perda ini lah nantinya, semua akan lebih tertata rapi. Dan pembuangan sampah rumah tangga ini juga akan diatur sebaik mungkin, sehingga pencemaran yang terjadi dapat diminimalisir sejak dini,” jelas Zulfaefi, usai mengikuti rapat pembahasan terkait Limbah Domestik, di ruang rapat Komisi I DPRD Kabupaten Bintan, Senin (17/4).

Politisi partai Demokrat ini juga menuturkan salah satu isi yang dirumuskan dalam perda tersebut, tentunya adanya penanganan untuk membuat saluran sistem pembuangan yang lebih efektif, sehingga sampah rumah tangga ini tidak terbuang sembarangan.

“Realisasi dalam penanganannya nanti juga akan bekerjasama dengan Dinas PU serta Dinas Perumahan dan Pemukiman Bintan, sehingga hal ini akan menjadi fokus bersama,” sebutnya.

Pria yang duduk di Komisi II DPRD Bintan, ini menambahkan pihaknya juga berencana mengikuti sistem saluran pembuangan yang dilakukan dari daerah yang sudah menjadi tempat konsultasi DPRD Bintan, yakni daerah Yogyakarta.

Dimana saluran akhir dari pembuangan sampah limbah rumah tangga itu di proses lagi untuk dimanfaatkan, seperti mendaur ulang menjadi sesuatu yang bisa dijual atau sebagainya. Namun hal itu, tentunya butuh waktu panjang, serta biaya yang besar.

“Kami sudah membahas terkait perda ini beberapa kali. Targetnya tanggal 26 mendatang, segera akan disahkan dalam rapat Paripurna,” imbuhnya. (cr20)

Respon Anda?

komentar