Mushala terapung di kawasan Teluk Keriting Tanjungpinang. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau semakin serius menunaikan kegiatan penataan kawasan pesisir Teluk Keriting di Tanjungpinang.

Asisten II Pemprov Kepri, Syamsul Bahrum menyatakan setiap organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Kepri harus ikut berpartisipasi pada kegiatan ini, tanpa terkecuali.

“Masing-masing OPD menjalankan minimal dua program untuk menghidupkan suasana pemukiman Teluk Keriting,” tegas Syamsul, kemarin.

Apapun OPD, sambung Syamsul bisa berpartisipasi melalui programnya. Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, misalnya. Syamsul menyebutkan, bisa saja mereka mendirikan perpustakaan apung disana. Atau bisa juga dilaksanakan pembangunanpusat-pusat keramaian, semisal stadion terapung.

“Tapi satu yang ingin kami pastikan, tidak akan ada upaya reklamasi dalam kerja penataan kawasan ini,” tegasnya.

Sementara untuk mengubah wajah Teluk Keriting agar lebih indah dan bisa jadi destinasi wisata, Syamsul menyebutkan sumber dananya diperoleh melalui anggaran daerah. Kata dia, rencana ini sudah dianggarkan pada anggaran perubahan 2017 dan anggaranmurni 2018.

Konsepnya, sambung dia pembangunan yang merujuk pada pembangunan kawasan pantai terpadu dan difokuskan di pusat perkampungan.

“Namun program dan anggaran sepertinya akan lebih besar di dinas pemukiman dan perumahan,” ucap Syamsul.

Di dinas ini pula, rencananya juga akan dilaksanakn pewarnaan rumah penduduk dengan warna-warni. “Mereka bebas memilih apa saja warnanya,” pungkasnya. (aya)

Respon Anda?

komentar