Satu Orang Penyelam Hilang

394

batampos.co.id – Kanit Reskrim Polsek Singkep Barat Iptu Asian Wirga membenarkan adanya kecelakaan kerja yang menewaskan satu orang penyelam saat melakukan survei lokasi pengangkatan tongkang di perairan Pulau Serak, Desa Marok Tua, Kecamatan Singkep Barat, Sabtu (15/4) sekitar pukul 14.00 WIB.

“Korban bernama Efri Agum, 20, warga Tanjungbalaikarimun. Sudah tiga hari pihak kepolisian mencari korban,” ujar Asian kepada Batam Pos, Senin (17/4) pagi.

Kejadian bermula saat sejumlah pekerja sedang melakukan penyelaman untuk mengecek kapal tongkang. Namun setelah melakukan penyelaman, Efri Agum tidak kembali ke atas permukaan laut, selanjutnya teman penyelam lainnya mencari keberadaan Efri dan tidak berhasil ditemukan.

Menurut salah seorang warga sekitar yang dimintai keterangan mengatakan, kejadian hilangnya salah seorang penyelam pada hari ketujuh. Saat itu, pekerja sedang berusaha untuk mengangkat tongkang dari dasar laut berkedalaman 20 meter. Salah seorang pekerja telah naik ke atas laut namun Efri tidak kunjung muncul.

Hingga saat ini, kepolisian dan AL masih di lokasi kejadian untuk melakukan penyisiran mencari korban.

Ditempat berbeda, menurut salah seorang pekerja di CV Sarana Bahari Sugito mengaku hanya sebagai perusahaan agen pelayaran yang membantu terkait pengurusan izin pelayaran. Selebihnya, kami tidak mengetahui terkait pekerjaan yang dilakukan di lokasi tersebut.

“Kami hanya membantu izin olah gerak kapal saja,” ujar Sugito.

Namun lebih lanjut, Sugito menyarankan untuk langsung meminta keterangan kepada pimpinan perusahaan tempat dia bekerja. Namun hingga saat ini Karyadi tidak dapat dikonfirmasi.

Sementara itu, pihak kepolisian mendapat laporan terkait pekerjaan penyelaman tersebut hanya sebatas pengecekan lokasi tongkang yang tenggelam. Namun di lokasi kejadian, sejumlah penyelam atau pekerja sudah melakukan pengangkutan terhadap tongkang tersebut. (wsa)

Respon Anda?

komentar