Investor Turki Tertarik Inves di Bali dan Mandalika, Lombok

328

Menurut Duta Besar (Dubes) Turki untuk Indonesia Dr. Mehmet Kadri Şander Gürbüz, ada beberapa pengusaha dari Turki yang tertarik untuk berinvestasi di bidang pariwisata di Indonesia.

Destinasi yang jadi incaran investor Turki adalah Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Hal itu disampaikan setelah Pak Dubes berjumpa dengan Menteri Pariwisata Arief Yahya, Selasa (18/14). Pertemuan itu dilaksanakan digelar di Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Jakarta Pusat.

Lombok memang semakin berkibar di pasar Timur Tengah. Pulau di sebelah timur Bali itu mampu menyabet dua penghargaan prestisius pada ajang World Halal Tourism Award 2016.

Dubes Șander bahkan langsung menyebut nama salah satu investor top di Turki yang berminat masuk Mandalika.

“Rixos Hotels,” sebutnya di hadapan Arief.

ilustrasi

Untuk diketahui, Rixos Hotels dikenal sebagai jaringan hotel mewah. Kini, perusahaan yang didirikan Fettah Tamince pada 2000 itu sudah mengoperasikan 27 hotel mewah di Eropa dan Timur Tengah.

Selan itu, ada kejutan lain dari Dubes Șander. Menurutnya, Turkish Airlines akan menambah frekuensi penerbangan ke Jakarta.

Sedangkan yang benar-benar masih fresh adalah rencana Turkish Airlines terbang langsung ke Bali. Aksesibilitas wisman asal Turki ke Bali pun akan semakin mudah.

Tentu saja Menpar Arief Yahya merasa happy dengan kunjungan Dubes Turki yang membawa sederet kabar bagus itu. Mantan direktur utama PT Telkom itu berjanji akan memfasilitasi investor Turki yang hendak menanamkan modal di bidang pariwisata di Indonesia.

Untuk rencana investor Turki masuk ke Mandalika, Arief akan menyambungkannya dengan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC). Sedangkan untuk Turkish Airlines, Arief akan mengoneksikannya dengan Angkasa Pura I dan II.

“Sehingga proses kerja sama lebih cepat dan lancar,” ucapnya kepada Dubes Șander. (*)

Respon Anda?

komentar