Mulai Juni Tarif Pas Pelabuhan Naik

358

batampos.co.id – General Manager (GM) PT Pelindo I Cabang Tanjungpinang, I Wayan Wirawan mengatkan kenaikan tarif pas Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) akan diberlakukan1 Juni mendatang. Diantaranya untuk Pelabuhan Internasional bagi penumpang WNA dikenakan Rp 55 ribu dan WNI Rp 35 ribu.

Sedangkan Pelabuhan Domestik untuk penumpang maupun penjemput dan pengantar Rp 5 ribu. “Jadi kenaikan tarif baru itu mulai kita berlakukan awal Juni.

Sebab kenaikannya sudah disepakati oleh semua pihak sewaktu rapat bersama di Hotel CK Tanjungpinang 15 Maret lalu,” ujar I Wayan ketika dikonfirmasi, Selasa (18/4).

Dikatakan I Wayan, pemberlakukan kenaikan tarif itu sudah disetujui oleh PT Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB) selaku Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Pemko Tanjungpinang dan DPRD Tanjungpinang. Kemudian juga didukung dari berbagai pihak lainnya. Yaitu Dinas Perhubungan Pemprov Kepri, Asita, KNPI, LSM dan Ormas serta tokoh masyarakat setempat.

Dengan kenaikan tarif pas itu, kata I Wayan PT TMB akan mendapatkan keuntungan dari pembagian hasil sebesar 15-20 persen. Pembagian hasil tarif itu dilakukan sesuai Perjanjian Kerja Sama (PKS) kedua belah pihak. Yaitu selama dua tahun mulai dari 2017 sampai 2019 mendatang.

“Kami berharap masyarakat mendukung kenaikan tarif pas. Sebab tarif baru itu akan diiring dengan peningkatan fasilitas di Pelabuhan SBP,” katanya.

Ditanya peningkatan fasilitas yang dilakukan PT Pelindo, I Wayan mengaku dengan keuntungan tarif baru itu akan digesa penyelesaiaan penataan gedung terminal pelabuhan. Gedung megah yang berada diujung dermaga itu akan dibangun dua lantai.

Bahkan dalamnya akan dilengkapi berbagai alat canggih seperti tangga berjalan (eskalator) dan lainnya. Kemudian, sambung I Wayan akan dilakukan pelebaran tempat parkiran, dermaga dan ponton tempat bersandarnya kapal tujuan domestik maupun internasional.

“Gedung terminal megah itu akan menghubungkan jalur internasional dan domestik. Disana juga ditempati Kantor CIQP. Yiatu Custom, Imigration, Quarantine, dan Port Authority,” ungkapnya. (ary)

Respon Anda?

komentar