Petugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan bersama PLN membersihkan pohon tumbang. F. Osias De/batampos

batampos.co.id – Hujan deras disertai angin kencang, yang melanda Tanjungpinang sekitar dua jam, sejak pukul 12.00 WIB hingga 13.30 WIB. Membuat satu buah pohon besar di Jalan Raja Haji Fisabilillah, Kilometer Delapan atas, tumbang.

Akibatnya, kabel listrik di kawasan tersebut putus dan tiga wilayah seperti Dompak, Hang Lekir dan Jalan Karya mengalami pemadaman sementara.

Tumbangnya pohon tersebut tak hanya menyebabkan gangguan listrik. Nyaris salah satu rumah warga yakni Yanti, 37, juga tertimpa dan juga membahayakan pengguna jalan dikawasan tersebut. Bahkan, arus lalu lintas juga sempat terganggu karena pohon tersebut melintang ditengah jalan.

Pantauan dilapangan, petugas PLN dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Pemko Tanjungpinang pun langsung turun ke lokasi untuk membersihkan dan memotong pohon yang tumbang tersebut.

“Tadi ada api dari kabel listrik yang dihantam pohon itu. Cuma suaranya macam ada yang disambar petir,”ujar Yanti, saat ditemui dirumahnya.

Dikatakan Yanti, ia awalnya tidak mengira adanya pohon tumbang. Ia mengetahui ketika mendengar suara pohon rubuh dan melihat pengendara tidak bisa melintas

“Saya pikir tiang listrik disambar petir. Untungnya tak ada pengendara yang tertimpa pohon tumbang itu,”katanya.

Terpisah, Supervisor teknik PLN Bintan Centre, Afyul, mengatakan akibat pohon tumbang yang memutuskan kabel listrik tersebut. Ada delapan pun isolator dan dua kabel mengalami kerusakan. Pihaknya pun membutuhkan waktu cukup lama untuk memperbaikinya.

“Dampak dari pohon tumbang yang memutuskan kabel listrik. Wilayah Hang Lekir, Jalan Karya, dan sekitar Dompak mengalami gangguan pemadaman. Mudah-mudahan setelah melakukan perbaikan listrik langsung menyala,”pungkasnya.(ias)

 

Respon Anda?

komentar