Warga Temukan Kerangka Manusia

1303
Polisi saat melakukan olah TKP. foto : batampos

batampos.co.id – Tulang belulang yang diduga berjenis kelamin wanita ditemukan di dalam hutan berada tidak jauh dari bekas lokasi arena judi sabung ayam, Senin (17/4) siang.

Namun, penemuan itu baru dilaporkan Selasa (18/4) pagi.

Tulang belulang pertama kali ditemukan oleh Yudi, 35. Pada saat itu, ia memasuki hutan untuk mencari kayu melakukan aktifitas seperti biasanya, yakni mencari kayu bakar.

“Saya memang sudah sering mencari kayu bakar disini. Saya tinggal di pabrik tahu, tidak jauh dari sini,” ujarnya saat ditemui di lokasi penemuan.

Diceritakannya, ia menemukan tulang belulang itu sekitar pukul 11.30 WIB. Saat ditemukan pertama kali, ia tidak menyangka bahwa yang ditemukannya itu merupakan tulang belulang manusia. Awalnya, ia menduga tulang belulang itu merupakan sesajen dari pemilik arena judi sabung ayam.

“Saya dekati untuk memastikannya dan melihat ada tulang tangan, tulang rusuk dan handuk merah yang terbakar. Setelah itu saya tidak berani memegang karena takut terjadi apa-apa,” katanya.

Mendapati temuan itu, kemudian Yudi memberi tahukan temuannya, Yuneng. Selanjutnya Yudi dan Yuneng mendekati temuan tulang dan belulang itu untuk memastikan yang ditemukan Yudi adalah tulang belulang manusia.

“Kami orang baru disini, jadi minta tolong sama Yuneng dan dia menelepon bosnya, pak Harmono. Pak Harmono ini pemilik kadang sapi dan kambing di dekat tempat tinggal saya,” katanya.

Kepada Yuneng, Harmono memerintahkan untuk melaporkan penemuan tersebut kepada polisi. Usai mendapatkan laporan itu, Tim Identifikasi Polresta Barelang melakukan olah tempat kejadian perkara. Dari lokasi, polisi menemukan tulang belulang yang terdiri dari tengkorak, tulang tangan dan kaki serta pinggul.

“Tulang belulang itu kami bawa ke rumah sakit Embung Fatimah untuk dilakukan pemeriksaan,” ujar Kapolsek Sekupang, Kompol Ferry Afrizon.

Afrizon menambahkan belum mengetahui identitas jasad tersebut. Ia juga belum bisa menyimpulkan motif tewasnya wanita itu.

“Tunggu hasil pemeriksaan dulu. Apakah dibunuh belum bisa kita simpulkan, karena masih dalam penyelidikan,” tegas Afrizon. (cr1)

Respon Anda?

komentar