Dua Petugas ASDP Punggur-Batam Ditangkap

 

batampos.co.id – Dua petugas pelabuhan Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Telaga Punggur terjaring tim saber pungli Polresta Barelang, Rabu (19/4). Keduanya diduga terlibat praktik pungutan liar di pelabuhan roll on-roll off (Roro) tersebut.

Informasi dari sumber di lapangan, kedua petugas tersebut bernama Fendi dan Depi. Keduanya ditangkap pada waktu yang berbeda. Fendi diamankan dan diboyong ke Mapolresta Barelang sekitar pukul 14.00 WIB, sementara sorenya, sekitar pukul 17.00 WIB, giliran Depi yang dicokok.

“Fendi ini tiketing-nya yang eksekusi, kalau Depi atasannya. Kayak kepala lapangan, itu otaknya,” kata sumber tersebut, Rabu (19/4) malam.

Dalam aksinya, para pelaku memungut uang dari para supir truk yang hendak menyeberang ke Tanjunguban, Bintan, menggunakan kapal roro. Namun mereka tidak memberikan tiket atau karcis kepada para sopir truk itu. Diduga, uang tersebut tidak disetorkan ke PT ASDP. Sebab laporan keuangan berdasarkan jumlah karcis yang dikeluarkan.

“Masuk kantong pribadi lah,” tambah sumber itu.

KantorASDP di Punggur malam hari, Rabu (19/4). Dua pegawai ASDP ini ditangkap polisi kasus pungli, atas nama Depi dan Pandi. F. Dalil Harahap/Batam Pos

Sementara itu, kedua pelaku diamankan di unit II Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polresta Barelang, keduanya terlihat bersandar di tembok. Awak media kesulitan untuk mendapatkan informasi terkait keduanya.

Sumber lain menyebutkan, tim saber pungli juga sempat menggeledah kantor ASDP di Telagapunggur. Hingga tadi malam, kantor tersebut terlihat disegel dengan rantai yang dikuci dengan tiga gembok.

“Tadi sore ramai, ada memang (geledah), tapi sudah pulang, kalau mau datang saja besok pagi,” kata seorang warga di Pelabuhan ASDP Telagapunggur. Namun pria tersebut buru-buru pergi setelah mengetahui baru saja berbicara dengan wartawan. (cr13)

Respon Anda?

komentar