Terlibat Narkoba, Nasib Politik Arif Menunggu Keputusan DPP PAN

516

batampos.co.id – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) segera mengambil langkah tegas untuk mempertimbangkan nasib karir politik dari salah satu kadernya, yakni anggota DPRD Bintan, Arif Jumana yang saat ini terjerat kasus narkoba. Dengan segera melaporkannya ke Dewan Perwakilan Pusat (DPP) PAN.

“Kami sudah pertimbangkan dari internal DPD. Secepatnya kami akan mengutus dua orang dari DPD untuk laporkan masalah Arif ini ke pengurus pusat,” jelas Ketua DPD PAN Kabupaten Bintan, Hesti Gustrianda, Rabu (19/4).

Ditanya terkait sanksi apa yang akan diberikan untuk Arif Jumana, wanita yang juga menjabat sebagai Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Bintan, ini belum bisa memastikannya.

Menurutnya yang berhak untuk memutuskan sanksi terhadap Arif Jumana, adalah pimpinan pengurus PAN pusat.

“Keputusannya kami tidak tahu. Apakah akan dilakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) atau langsung di pecat dari partai. Itu semua kembali lagi ke DPW dan DPP PAN, biar mereka yang memutuskan,” terangnya.

Diketahui, Arif Jumana, dinyatakan terbukti bersalah secara sah melakukan penyalagunaan narkotika golongan I oleh Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanjungpinang, dengan divonis hukuman penjara 1 tahun.

Dimana ia tertangkap tangan bersama kedua rekan wanitanya, yakni Sherli dan Suhartini, sedang berpesta sabu-sabu, di kolam renang Seineng, Kilometer 20 Bintan Timur, oleh Polres Bintan, pada tahun 2014 silam.

Dan saat ini Arif Jumana sudah mendekam di Lembaga Permasyarakatan (LP) Kelas IA di Kilometer 18 Kijang. (cr20)

Respon Anda?

komentar