Sejumlah rumah panggung di kawasan pesisir Teluk Keriting Tanjungpinang, Rabu (19/4). Pemprov Kepri akan menata kawasan pesisir Teluk Keriting yang merujuk pada pembangunan kawasan pantai terpadu dan difokuskan di pusat perkampungan seperti pewarnaan rumah penduduk dengan warna-warni. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Asisten II Pemerintah Provinsi Kepri, Syamsul Bahrum belum bisa berbicara lebih jauh ihwal rencana kerja besar Pemprov Kepri yang hendak menata ulang kawasa Teliuk Keriting, Tanjungpinang.

Termasuk urusan anggaran. Syamsul belum mau buka-bukaan. “Belum ada angka pastinya soal itu (penataan kawasan Teluk Keriting, red),” ujarnya ditemui usai sidang paripurna di Dompak, Kamis (20/4).

Kendati begitu niatan Pemprov Kepri menata kawasan pesisir di Tanjungpinang ini tetap ditekadkan bisa terlaksana pada tahun ini. Bahkan ia menegaskan, setiap organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Kepri harus ikut berpartisipasi pada kegiatan ini, tanpa terkecuali.

“Masing-masing OPD menjalankan minimal dua program untuk menghidupkan suasana pemukiman Teluk Keriting,” tegas Syamsul.

Sementara untuk mengubah wajah Teluk Keriting agar lebih indah dan bisa jadi destinasi wisata, Syamsul menyebutkan sumber dananya diperoleh melalui anggaran daerah. Kata dia, rencana ini sudah dianggarkan pada anggaran perubahan 2017 dan anggaran murni 2018.

Konsepnya, sambung dia, pembangunan yang merujuk pada pembangunan kawasan pantai terpadu dan difokuskan di pusat perkampungan.

“Namun program dan anggaran sepertinya akan lebih besar di dinas pemukiman dan perumahan,” ucap Syamsul. (aya)

Respon Anda?

komentar