Salah seorang juri mendengarkan bacaan Al Quran dari peserta saat berlangsungnya MTQ ke XI di Terminal Sungai Carang, Rabu (19/4) lalu. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id– Perhelatan MTQ Ke XI Tingkat Kota Tanjungpinang yang dilaksankan Pemko Tanjungpinang dari 17 sampai 21 April di Terminal Sungai Carang, Bintan Centre, Batu 9, berjalan sukses dan lancar. Sebab 56 peserta yang dikirim empat kecamatan berhasil menyelesaikan seluruh cabang yang diperlombakan.

Acara yang mengusung tema “Melalui MTQ Kita Jadikan Alquran Sebagai Pedoman Hidup Dalam Kebhinekaan dan Toleransi Membentuk Generasi Qurani” ini sudah selesai dilaksanakan dan penutupannya, Jumat (21/4) malam oleh Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah, Wakil Walikota Tanjungpinang Syahrul, dan Sekda Tanjungpinang Riono.
Dihadiri juga oleh Ketua Pengerak PKK Kota Tanjungpinang Yuniarni Pustoko Weni, Ketua GOW Tanjungpinang Juariah Syahrul, dan Ketua Darma Wanita Tanjungpinang Ersa Famella, DPRD Tanjungpinang, FKPD Tanjungpinang, seluruh Kepala OPD beserta kecamatan dan kelurahan.
Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemko Tanjungpinang, Riwayat mengatakan seluruh cabang perlombaan dalam MTQ Ke XI ini sudah dilaksanakan. Mulai dari Pawai Taruf, stand bazar, membaca alquran, seni kasidah, marhaban, dan berzanji.
“Seluruh cabang sudah diikuti oleh peserta. Jadi tinggal pengumuman pemenangnya saja. Insyaallah, Jumat (21/4) malam ini diumumkan,” ujar Riwayat.
56 peserta yang berhasil menyelesaikan beberapa cabang membaca Alquran, kata Riwayat berasal dari empat kecamatan. Diantaranya Kecamatan Tanjungpinang Timur mengirimkan 14 peserta, Kecamatan Bukit Bestari mengirimkan 14 peserta, Kecamatan Tanjungpinang Barat mengirimkan 14 peserta dan Kecamatan Tanjungpinang Kota mengirimkan 14 peserta.
Sedangkan cabang yang diikuti mereka, lanjut Riwayat yaitu Tilawah Alquran golongan anak-anak untuk putra dan putri dan golongan dewasa untuk putra dan putri. Kemudian cabang Hifzil Alquran golongan 1, 5, dan 10 Juz untuk putra dan putri.
“Setiap kecamatan melibatkan 14 peserta. Diantaranya Tartil putra dan putri diikuti dua orang, Tilawah anak-anak dua orang, remaja dua orang dan dewasa dua orang. Kemudian hifzil 1,5,dan 10 jus diikuti masing-masing dua orang juga,” bebernya.
Ditanyan hasil penilaian yang diperoleh masing-masing peserta, Riwayat mengaku tidak tahu karena sangat rahasia. Sebab penilaian itu bukan dirinya yang melakukan melainkan 53 dewan hakim yang profesional. Sehingga penilaiannya terjamin, akurat dan sangat ketat.
“Bagi qori dan qoriah, hafiz dan hafizah, muhasir dan muhasirah yang berhasil menang akan diikutsertakan dalam seleksi STQ Tingkat Provinsi Kepri. Diharapkan mereka dapat menoreh prestasi diajang tersebut,” ungkapnya. (ary)

Respon Anda?

komentar