ilustrasi

batampos.co.id – Polres Tanjungpinang masih menunggu penetapan denda tilang oleh Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, yang akan diterapkan dalam program E-Tilang di wilayah Kota Tanjungpinang.

“Kami sudah koordinasi dengan Kejaksaan Negeri, PN Tanjungpinang, Bank yang ditunjuk untuk penetapan denda tilang,” ujar Kapolres
Tanjungpinang, AKBP Joko Bintoro, Jumat (21/4).
Dikatakan Joko, penetapan denda tilang ini sangat perlu diterapkan di Kota Tanjungpinang. Hal itu, untuk kemudahan bagi pengendara motor yang melanggar peraturan lalu lintas membayar dendanya.
“Nanti pengendara langsung bisa mengetahui berapa biaya yang harus dibayarkan. Akan ada tabel biaya yang diberlakukan. Itu nanti PN yang mengeluarkan,” kata Joko.
Pemberlakukan denda tilang sendiri, sambung Joko untuk menghindari pemikiran negatif masyarakat terhadap petugas dilapangan.
Nantinya, setelah diterapkan masyarakat tidak berhubungan langsung dengan petugas.
“Pengendara cukup mengambil bukti denda tilang dan langsung
membayar denda melalui bank yang ditunjuk,” ucap Joko.
Diterangkan Joko, diberlakukannya E-Tilang, berdasarkan
undang-undang lalu lintas. Namun untuk denda tilang yang
diputuskan PN, tentunya melihat kondisi perekonomian masyarakat di Kota Tanjungpinang sendiri.
“PN Tanjungpinang melihat dulu kondisi perekonomian masyarakat sebelum memutuskan biaya denda yang akan diterapkan dalam program E-Tilang itu,” pungkasnya. (ias)

Respon Anda?

komentar