batampos.co.id – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bintan, Ronny Kartika menjelaskan terkait permasalahan persyaratan administrasi yang belum dilengkapi untuk penyaluran dana desa tahap satu di Kabupaten Bintan, disebabkan masih adanya satu desa yang belum memberikan laporan hasil realisasi penyerapan dan capaian penggunaan dana desa pada periode tahun 2016, yakni Desa Penaga, Kecamatan Teluk Bintan.
“Ada satu desa yang laporan APBDesnya belum diberikan ke Dinas PMD. Kami masih tunggu hasilnya untuk melengkapi salah satu persyaratan penyaluran dana desa tahap 1,” ungkap Ronny, Jumat (21/4).
Meskipun demikian, lanjut Ronny, secepatnya pihaknya akan segera melengkapi persyaratan administrasi yang dibutuhkan, agar penyaluran dana desa tahap 1 di Kabupaten Bintan, bisa segera terealisasi.
“Kami terus menggenjot Desa Penaga agar laporannya cepat
diselesaikan. Sebab keterlambatan laporan ini akan berdampak pada pengucuran dana desa yang akan semakin lama dicairkan, dan tentunya menyebabkan pembangunan desa juga terhambat,” terangnya.
Sementara itu kata Ronny, terkait dengan ketentuan persyaratan
lainnya, pihaknya mengklaim sudah semuanya lengkap seperti
penetapan APBDes, Peraturan Bupati (Perbup) tentang rincian dana desa perdesa, dan lainnya.
“Alhamdullilah semuanya sudah siap, mulai dari perbupnya sudah dibuat dan sudah disahkan oleh Bupati Bintan. APBDesnya juga sudah, serta sistem pengawasannya, agar dana desa ini bisa tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan, sehingga kemajuan pembangunan desa bisa cepat terlaksana,” jelasnya.
Sebelumnya, Kepala Kanwil Ditjen Perbedaharaan Kepri Heru Pudya Nugroho, mengatakan proses penyaluran dana desa (Dandes) 2017 di Provinsi Kepri untuk tahap pertama ini, tidak berjalan dengan mulus. Lantaran bermasalahnya persyaratan administrasi yang belum dilengkapi. Salah satunya Kabupaten Bintan.
“Boleh dikatakan proses penyaluran dana tahap I di Kepri sedikit
terkendala. Karena ada beberapa Kabupaten yang belum menerima kuncuran lunak tersebut,” ujarnya menjawab pertanyaan media di Tanjungpinang, Kamis (20/4) lalu.
Ditanya apa penyebab tertundanya penyaluran dana di Bintan, Heru mengatakan ketentuan yang harus dilengkapi, seperti penetapan APBDes, Peraturan Bupati (Perbup) tentang rincian dana desa perdesa. Kemudian penyampaian realisasi penyerapan dan pencapaian pengguna dana desa tahun yang lalu.
“Bagi Kabupaten yang belum mendapatkan kucuran dana desa tahap awal ini diberikan waktu melengkapinya sampai 24 Juli mendatang,” imbuh Heru. (cr20)

Respon Anda?

komentar